Herman Deru Jadi Irup HUT Ke-81 RI, 17 Kali Pimpin Upacara Sejak Menjabat Bupati

RILISINFO.COM, Palembang – Ada cerita panjang yang menyertai perjalanan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru dalam setiap peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 di Halaman Griya Agung Palembang, Senin (17/8), menjadi kali ke-17 Herman Deru dipercaya bertindak sebagai inspektur upacara sejak dirinya masih menjabat sebagai bupati.

Konsistensi tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdian Herman Deru dalam memperingati kemerdekaan sekaligus menanamkan semangat perjuangan kepada generasi penerus. Tahun ini, ia kembali memimpin upacara dengan mengajak generasi muda menjaga semangat kemerdekaan melalui karakter, kerja keras, pengetahuan, persatuan, dan keberanian berkompetisi.

Diketahui, selama menjabat Bupati Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dua periode sejak 23 Agustus 2005 hingga 2010, Herman Deru telah sepuluh kali menjadi inspektur upacara HUT Kemerdekaan RI.

Selanjutnya, saat menjabat Gubernur Sumsel periode pertama 2018–2023, Herman Deru sebanyak lima kali bertindak sebagai inspektur upacara HUT Kemerdekaan RI. Sementara pada periode kedua, ia kembali dipercaya menjadi inspektur upacara sebanyak dua kali, yakni pada tahun 2025 dan 2026.

Sementara itu, Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Griya Agung, Senin (17/8/2026), berlangsung khidmat. Upacara diawali dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Provinsi Sumatera Selatan.

Rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks Undang-Undang Dasar 1945 oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie, S.E.

Bertindak selaku Komandan Upacara yakni Letkol Inf. Ratno Edy Putra, S.Hub.Int., M.H.I., alumni Akademi Militer tahun 2008 yang sehari-hari menjabat sebagai Danyon 141/AYJP Brigif 8/Garuda Cakti.

Pembawa Bendera Merah Putih adalah Anastasya Shafina Sastradiredja, pelajar SMA IT Harapan Mulia. Sementara itu, pengibar bendera terdiri atas Alfatih Putra dari SMAN 1 Ujanmas sebagai penggerek, Muhammad Frisky Fadly dari MAN 1 Lahat sebagai pengibar, dan M. Prince Farid Al-Qodri dari SMA Negeri 3 Palembang sebagai pembentang.

Adapun Komandan Paskibraka dipercayakan kepada Lettu Laut (P) Willy Andreas, S.Tr.Han., yang sehari-hari bertugas sebagai Danunit Intel Lanal Palembang. Komandan Peleton Pasukan 45 yakni Lettu (AU) Lek Efrandy, sedangkan Komandan Kelompok 17 yakni Gilang Tri Andika dari SMAN 3 Martapura.

Usai upacara, Herman Deru mengatakan perjalanan panjang dirinya menjadi inspektur upacara sejak dipercaya sebagai bupati hingga kini menjabat gubernur memberikan makna tersendiri dalam setiap momentum peringatan kemerdekaan.

Menurutnya, peringatan HUT Kemerdekaan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan sekaligus mengevaluasi apa yang telah dilakukan generasi saat ini dalam mengisi kemerdekaan.

Ia menekankan pentingnya menjaga keberagaman sebagai kekuatan bangsa yang tetap berada dalam bingkai persatuan Indonesia. Menurutnya, keberagaman tersebut dapat diekspresikan melalui penggunaan pakaian atau kostum daerah dalam berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan.

“Bagaimana kita mengisi kemerdekaan ini agar para pahlawan tidak kecewa dengan generasi berikutnya. Spirit kita tetap spirit menang, spirit merdeka,” ujar Herman Deru.

Ia menegaskan, berbagai pencapaian yang telah diraih bukanlah titik akhir dari sebuah perjuangan. Sebaliknya, setiap keberhasilan harus menjadi pijakan untuk terus meningkatkan prestasi.

“Ini bukan puncak kulminasi. Ini justru kita terus mendaki dan menyadari bahwa setiap perjuangan untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik tentu melalui pendakian,” katanya.

Herman Deru juga mengingatkan bahwa perjuangan untuk meraih prestasi membutuhkan kerja keras, kebersamaan, gotong royong, dan persatuan. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, merupakan modal penting bagi bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Khusus kepada generasi muda, Herman Deru berpesan agar kemerdekaan diisi dengan memperluas wawasan dan pengetahuan tanpa kehilangan karakter sebagai generasi pejuang.

“Generasi muda di zaman modern ini, isilah kemerdekaan dengan pengetahuan yang luas dan karakter yang tetap menjadi karakter pejuang. Kepada para pemuda, teruslah berani berkompetisi,” pesannya.

Masih dalam rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyaksikan Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI secara virtual dari Aula Joglo Griya Agung Palembang.

Upacara yang disiarkan langsung dari Istana Merdeka, Jakarta, tersebut dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto.

Turut hadir Anggota DPD RI dr. Hj. Ratu Tenny Leriva HD, M.M., Sekda Sumsel Dr. Drs. Edward Candra, Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Hj. Feby Herman Deru, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumsel Hj. Lidyawati Cik Ujang, serta Ketua KORMI Sumsel Hj. Samantha Tivani HD, B.Bus., M.MBA.

Nuansa keberagaman semakin terasa dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan tersebut. Para pejabat dan undangan tampak mengenakan pakaian adat khas Sumatera Selatan sebagai simbol kekayaan budaya sekaligus pengingat bahwa keberagaman merupakan bagian penting dari kekuatan persatuan bangsa.(lsi)

Sumber : Adpim Sumsel