Hotel Tentrem Dukung Pekan Frankofoni 2026, Perkuat Diplomasi Budaya Internasional

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jogja – Pekan Frankofoni atau Semaine de La Francophonie kembali digelar di Indonesia pada 2026 dengan kemeriahan yang lebih luas. Lebih dari seratus acara berlangsung di
‎
‎berbagai kota mulai 20 hingga 24 April 2026. Festival ini menjadi ajang perayaan bahasa dan budaya Prancis yang melibatkan banyak negara serta komunitas internasional.
‎
‎Pembukaan Pekan Frankofoni digelar
‎meriah di Institut Français d’Indonésie (IFI).
‎
‎Konser bertajuk Avec le Temps menghadirkan dua musisi asal Tunisia, yakni Dorsaf Hamdani dan Zied Zouari Hotel Tentrem, Rabu (22/4/2026).
‎
‎Penampilan mereka menyuguhkan harmoni musik lintas budaya yang memadukan nuansa Prancis dan Timur Tengah.
‎
‎Manager Hotel Tentrem Yogyakarta, Christophorus Yulianto, menegaskan dukungannya terhadap kegiatan ini.
‎
‎“Selaras dengan konsep Hotel Tentrem yang mengedepankan nilai budaya, kami sangat mendukung konser ini agar budaya dari seluruh dunia bisa lebih dikenal,” ujarnya.
‎
‎Ia menambahkan, “Melalui musik, masyarakat bisa menikmati sesuatu yang baru sekaligus belajar tentang kekayaan budaya berbagai negara.”
‎
‎Direktur IFI, Margaux Nemmouchi, menyampaikan bahwa Pekan Frankofoni bukan sekadar festival bahasa.
‎
‎“Ini adalah ruang untuk merayakan keberagaman budaya, mempererat hubungan internasional, dan membuka peluang kolaborasi,” katanya.
‎
‎Ia juga menyoroti pentingnya momentum ini menjelang KTT Francophonie 2026 di Kamboja.
‎
‎Bahasa Prancis sendiri menjadi salah satu bahasa global yang penting. Digunakan oleh ratusan juta orang di lima benua, bahasa ini juga menjadi bahasa kedua yang paling banyak dipelajari serta memiliki peran besar dalam perdagangan internasional.
‎
‎“Komunitas berbahasa Prancis di Indonesia terus berkembang, didukung puluhan ribu pelajar setiap tahunnya,” ungkap pihak IFI.
‎
‎Sementara itu, Dorsaf Hamdani mengungkapkan makna mendalam dari konser yang dibawakannya.
‎
‎“Meski berasal dari latar belakang berbeda, kita disatukan oleh kecintaan yang sama terhadap musik,” tuturnya.
‎
‎Senada, Zied Zouari menambahkan, “Musik yang kami bawakan memang khas, namun saya merasakan sentuhan Prancis juga hadir di Indonesia,” katanya. (waw)

Berita Terkait

Bidik 7.500 Mahasiswa Baru, UMY Dorong Dosen Aktif Promosikan Kampus
KAI Gandeng Media dan Influencer Edukasi Keselamatan Kereta
FKPPAI DIY Bergerak Lestarikan Budaya Nusantara
Tak Sekadar Wacana, Karang Taruna Jogja Buktikan Aksi Nyata Rp910 Juta
Muhammadiyah Minta PTMA Susun Aturan Penggunaan AI di Kampus
Demokrasi hingga Pengelolaan SDA, Haedar Nashir Soroti Konstruksi Ke-Indonesiaan
117 dari 162 PTMA Belum Punya Guru Besar, Muhammadiyah Gagas Jejaring Lintas Kampus
Baliho Raksasa Bergambar Siswa SD Rayhan Andhika Putra Curi Perhatian Warga Yogyakarta

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Bidik 7.500 Mahasiswa Baru, UMY Dorong Dosen Aktif Promosikan Kampus

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:26 WIB

KAI Gandeng Media dan Influencer Edukasi Keselamatan Kereta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:19 WIB

FKPPAI DIY Bergerak Lestarikan Budaya Nusantara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Tak Sekadar Wacana, Karang Taruna Jogja Buktikan Aksi Nyata Rp910 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Muhammadiyah Minta PTMA Susun Aturan Penggunaan AI di Kampus

Berita Terbaru

Yogyakarta

KAI Gandeng Media dan Influencer Edukasi Keselamatan Kereta

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:26 WIB

Yogyakarta

FKPPAI DIY Bergerak Lestarikan Budaya Nusantara

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:19 WIB