Imlek 2025, Tahun Ular Kayu: Tradisi, Doa, dan Harapan untuk Masa Depan

Rabu, 29 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Serang – Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi PDI Perjuangan, Sugianto, S.IP, mengungkapkan makna mendalam dari perayaan Imlek 2025 yang jatuh pada tahun Ular berunsur kayu menurut kalender lunar.

Imlek, yang dirayakan oleh masyarakat Tionghoa merupakan tradisi kuno yang menandakan pergantian musim hujan menuju musim semi. Sejarahnya, perayaan ini diperingati sejak zaman dahulu kala, ketika para petani menyambut datangnya musim semi setelah sawah mereka disirami hujan.

“Imlek bukan sekadar perayaan, melainkan simbol harapan dan rasa syukur atas segala yang telah dilalui. Sebuah momen untuk mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berharap segala sesuatu menjadi lebih baik di tahun yang baru,” kata Sugianto. Kepada awak media. Kamis, (29/01/2025)

Ia menambahkan bahwa Imlek adalah waktu untuk berkumpul bersama keluarga, mempererat tali persaudaraan, serta berbagi kebahagiaan dengan kerabat.

Selama 16 hari, masyarakat Tionghoa merayakan Imlek dengan berbagai tradisi, dimulai dengan sembahyang dan do’a syukur. Puncak dari perayaan ini adalah Cap Gomeh, yang menjadi penanda berakhirnya perayaan Tahun Baru Imlek.

Sugianto juga berharap, melalui perayaan Imlek ini, masyarakat dapat memperbaharui semangat positif dalam menghadapi tantangan hidup, baik dalam bidang kesehatan, pekerjaan, maupun ekonomi.

“Imlek adalah waktu untuk memulai sesuatu yang baru dan lebih baik, semoga tahun ini membawa keberuntungan dan kemajuan bagi kita semua,” ujarnya.

Sugianto mengucapkan selamat merayakan Imlek bagi mereka yang merayakannya, dengan harapan kesehatan, kebahagiaan dan kesuksesan selalu menyertai. (*YR)

Berita Terkait

Wagub Dimyati Ungkap Strategi Banten Memperkuat Ketahanan Pangan
Hujan Diprediksi Mundur, Pemprov Banten Siagakan Teknologi Modifikasi Cuaca
Wagub Banten Dorong Penguatan Integritas di Sektor Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045
Peningkatan Daya Saing SDM dan Pemerataan Infrastruktur Jadi Prioritas Banten 2027
Sambangi Makorem di HUT TNI ke-81, Wakapolda Banten Tegaskan Soliditas TNI-Polri
Capaian CKG Banten Tertinggi Kedua Nasional, Jadi Rujukan Pelaksanaan Cek Kesehatan
Lemhannas: Indeks Ketahanan Nasional Banten Capai 2,90, Masuk Kategori Cukup Tangguh
Bahas Raperda APBD 2027, Bupati Lebak Tegaskan Pengelolaan Anggaran Transparan dan Akuntabel

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Wagub Dimyati Ungkap Strategi Banten Memperkuat Ketahanan Pangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Hujan Diprediksi Mundur, Pemprov Banten Siagakan Teknologi Modifikasi Cuaca

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wagub Banten Dorong Penguatan Integritas di Sektor Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Peningkatan Daya Saing SDM dan Pemerataan Infrastruktur Jadi Prioritas Banten 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Sambangi Makorem di HUT TNI ke-81, Wakapolda Banten Tegaskan Soliditas TNI-Polri

Berita Terbaru