Kalapas Sumedang Dukung Program Ketahanan Pangan Terpadu Lapas
RILISINFO.COM, Karawang – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Sumedang menghadiri kunjungan kerja terpadu di Lapas Kelas IIA Karawang pada Senin (25/5/2026). Kehadiran ini menjadi bentuk dukungan penuh jajaran pemasyarakatan terhadap Program Asta Cita Presiden RI dan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya terkait kedaulatan pangan nasional dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi, jajaran Direktur Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, serta Wakil Bupati Karawang bersama unsur Forkopimda setempat.
Dalam giat tersebut, dilakukan peninjauan ke Sentra Pelayanan Publik Terpadu (SPPG) Warung Bambu serta pemanfaatan lahan produktif Lapas yang digarap oleh warga binaan. Puncak acara ditandai dengan Panen Raya Padi seluas 1,7 hektar dengan potensi hasil 7 ton gabah, serta pelepasan 1 ton benih Ikan Nila Nirwana.
Rombongan juga meninjau kesiapan sarana pendukung Program MBG dan lima klaster ketahanan pangan terpadu di Lapas Karawang, yang meliputi:
– Lahan pertanian padi (1,7 hektar/potensi 7 ton)
– Budidaya ikan nila nirwana (1 ton benih)
– Peternakan Ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan)
– Peternakan Domba Dorper
– Sektor penggemukan sapi
Kalapas Sumedang yang mengikuti seluruh rangkaian acara menyatakan komitmennya untuk mempelajari dan menyerap skema keberhasilan ekosistem agrobisnis ini. Pola integrasi pertanian, peternakan modern, dan program asimilasi kerja warga binaan di Karawang dinilai memiliki potensi besar untuk direplikasi di Lapas Sumedang, disesuaikan dengan kapasitas lahan dan kondisi geografis yang tersedia ke depan.
Melalui program ini, Lapas membuktikan transformasinya dari tempat pembatasan fisik menjadi pusat pelatihan kerja dan inkubator agrobisnis yang berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan bangsa.(*)

