Kandang Edukasi Albizoo Jadi Ruang Bermain dan Belajar Anak di Sleman

‎RILISINFO.COM, SLEMAN – Kandang Edukasi Albizoo Ramah Anak resmi dibuka di Jalan Tembus Sanggrahan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, Selasa (26/5/2026).

Tempat edukasi berbasis lingkungan ini langsung menarik perhatian warga karena menghadirkan konsep mini zoo gratis yang menggabungkan sarana bermain, belajar, sekaligus rekreasi anak.

Pembukaan dihadiri unsur pemerintah, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan hingga warga sekitar.

Ketua sekaligus owner Albizoo, Paijan Trisnoharjono, mengatakan ide pembangunan kandang edukasi muncul dari keresahannya melihat anak-anak yang semakin akrab dengan gadget.

“Berangkat dari situ saya ingin membuat tempat semacam mini zoo yang berisi berbagai jenis hewan. Selain untuk hiburan dan mengisi waktu luang, juga untuk edukasi anak-anak sehingga dapat mengurangi bahkan menghilangkan penggunaan gadget,” ujarnya saat sambutan pembukaan.

Menurut Paijan, setiap sore kawasan Albizoo ramai dikunjungi anak-anak dari wilayah Ngringin dan Sanggrahan. Mereka datang untuk bermain, memberi makan hewan, hingga belajar mengenal satwa secara langsung.

“Kandang edukasi ini terbuka untuk umum dan gratis. Kami hanya menyediakan kotak donasi sukarela untuk membantu pembelian pakan hewan, perawatan, dan kebersihan kandang,” katanya.

Beragam koleksi hewan tersedia di Albizoo, mulai dari iguana, monyet, kelinci, marmut, kambing, ular piton albino, hingga ayam hias mancanegara seperti Golden Pheasant dan American Silky.

Area edukasi itu juga dilengkapi tanaman apotek hidup dan warung hidup yang diberi papan nama agar memudahkan anak-anak belajar mengenal flora dan fauna secara nyata.

Kamituwa Condongcatur, Al Thouvik Sofisalam, menilai keberadaan Albizoo menjadi alternatif ruang bermain anak di tengah semakin sempitnya lahan permukiman.

“Dengan adanya kandang edukasi ini diharapkan anak-anak dapat mengurangi penggunaan gadget dan lebih banyak beraktivitas positif di luar rumah, bermain, belajar, dan berinteraksi langsung dengan hewan maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia menyebut Albizoo juga mendukung program Condongcatur Ramah Anak dan menjadi contoh partisipasi masyarakat dalam menghadirkan ruang edukasi berbasis lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Sleman dr. Novita Krisnaeni mengapresiasi inovasi warga Condongcatur tersebut.

“Luar biasa mempunyai idenya, dan saya malah kepengin membuat seperti ini di desa saya,” katanya.

Ia berharap ke depan Albizoo dapat dikembangkan dengan tambahan edukasi lingkungan dan kegiatan menanam.

“Semua bisa dimulai dari sini sebagai investasi menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya. (ady)