Lewat Waste Station, Tri Adhianto Dorong Sampah Anorganik Jadi Sumber Nilai Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menandatangani kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Hassana Hijau Indonesia terkait pengolahan sampah anorganik melalui program waste station di Kota Bekasi. Penandatanganan tersebut dilaksanakan saat apel Senin pagi di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (19/10/2026).

Kerja sama ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Melalui konsep waste station, warga nantinya dapat mengumpulkan sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna untuk kemudian ditukarkan menjadi poin digital yang dapat dikonversi menjadi saldo.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjelaskan, program ini memiliki konsep serupa dengan bank sampah, tetapi dilengkapi sistem digitalisasi agar proses pengumpulan dan pencatatan sampah lebih praktis. Sebagai tahap awal, Alun-Alun Kota Bekasi direncanakan menjadi lokasi percontohan pelaksanaan program tersebut.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mengelola sampah yang masih memiliki nilai ekonomi. Sampah yang dikumpulkan nantinya bisa tercatat secara digital, menjadi poin, dan dikonversi menjadi saldo,” ujar Tri.

Selain sampah anorganik, program ini juga mencakup pengelolaan minyak jelantah. Sementara itu, untuk barang elektronik bekas, masyarakat dapat memanfaatkan layanan penjemputan oleh petugas sehingga barang tersebut dapat dikelola melalui mekanisme yang disediakan.

Tri berharap, kehadiran waste station dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan mengelola sampah secara bertanggung jawab. Menurutnya, pengelolaan sampah perlu dilakukan bersama-sama, mulai dari lingkungan rumah tangga hingga ruang publik.

“Kami berharap program ini bisa menumbuhkan kebiasaan baru di tengah masyarakat, bahwa sampah bukan hanya sesuatu yang harus dibuang, tetapi juga bisa dikelola dan memiliki nilai guna. Dengan begitu, kepedulian terhadap lingkungan dan kebersihan Kota Bekasi semakin meningkat,” tambahnya.

Program waste station ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas partisipasi warga dalam pengelolaan sampah berbasis digital sekaligus mendukung upaya mewujudkan Kota Bekasi yang lebih bersih dan berkelanjutan.(lsi)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Distaru Kota Bekasi Jadwalkan Penertiban Bangunan di Lahan PJT pada 22 Oktober
Dari Pondok Gede, Senam Sehat Bersama Digelar Bergilir di 12 Kecamatan Kota Bekasi Bersama Lansia Aktif
Buka Piala Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Harap Olahraga Padel Lahirkan Bibit Atlet Unggulan
Hadiri Open House Sekolah Rakyat Kota Bekasi, Mensos Puji Inovasi dan Karya Kreatif Para Siswa
Tri Adhianto Serahkan Rp2,1 Miliar Bantuan Warga Bekasi untuk Bangun Rumah Sakit di Manggarai Timur NTT
Cek Harga Sembako di Kopdes Bojong Menteng, Harris Bobihoe: Gas 3 Kg Rp16 Ribuan, Cocok Buat Emak-Emak
Kejari Kota Bekasi dan BRI Cabang Bekasi Teken Perjanjian Kerja Sama
Tegakkan Peraturan Daerah, Pihak Kecamatan Medan Satria dan Kelurahan Pejuang Gelar Penertiban Reklame Ilegal

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Lewat Waste Station, Tri Adhianto Dorong Sampah Anorganik Jadi Sumber Nilai Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Distaru Kota Bekasi Jadwalkan Penertiban Bangunan di Lahan PJT pada 22 Oktober

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Dari Pondok Gede, Senam Sehat Bersama Digelar Bergilir di 12 Kecamatan Kota Bekasi Bersama Lansia Aktif

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Buka Piala Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Harap Olahraga Padel Lahirkan Bibit Atlet Unggulan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Hadiri Open House Sekolah Rakyat Kota Bekasi, Mensos Puji Inovasi dan Karya Kreatif Para Siswa

Berita Terbaru