Pancasila sebagai Jiwa Bangsa, Pemprov Lampung Serukan Revitalisasi Nilai di Segala Dimensi Kehidupan

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80 Tahun 2025 bertempat di Lapangan Korpri

Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80 Tahun 2025 bertempat di Lapangan Korpri

RILISINFO.COM, BandarLampung – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila ke-80 Tahun 2025 bertempat di Lapangan Korpri, Senin (02/06/2025).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, M. Firsada.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI), Yudian Wahyudi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Lampung menyampaikan bahwa peringatan hari lahir Pancasila bukan hanya memperingati momentum lahirnya rumusan dasar negara, namun menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen rakyat Indonesia terhadap nilai-nilai luhur pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ucapnya.

Memperkokoh ideologi Pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.

“Melalui Asta Cita, kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan: dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital,” ucapnya.

“Kita perlu menanamkan Pancasila sejak dini, bukan sekadar dalam pelajaran formal, tetapi dalam praktik keseharian. Sekolah dan universitas harus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas secara intelektual, tangguh secara karakter dan kuat dalam integritas moral,” lanjutnya.

Selain pendidikan, di lingkungan pemerintahan dan birokrasi, nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam bentuk pelayanan publik yang berkeadilan, transparan dan berpihak pada rakyat.

“Setiap kebijakan dan program harus mencerminkan semangat kemanusiaan dan keadilan sosial, bukan kepentingan kelompok atau golongan,” tegasnya.

Selain pada lingkungan pendidikan, pemerintahan dan ekonomi, Pancasila juga harus ditanamkan dalam ruang digital.

“Kita harus membangun kesadaran kolektif bahwa dunia maya bukan ruang bebas nilai. Etika, toleransi dan saling menghargai tetap harus ditegakkan,” tegasnya.

Dalam implementasinya, Kepala BPIP menyadari bahwa penerapan Pancasila ini tidak dapat dijalankan sendiri, namun perlu dijalankan oleh seluruh pihak.

“Tugas ini tidak bisa dijalankan sendiri. Kita semua, seluruh elemen bangsa dari pusat hingga daerah, dari pejabat hingga masyarakat, dari tokoh agama hingga pemuda, memiliki peran untuk menjadi pelaku utama pembumian Pancasila,” ucapnya.

Kepala BPIP mengajak seluruh pihak untuk tidak menjadikan momen hari lahir Pancasila ini hanya sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa.

“Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila. Kita ingin Indonesia yang maju bukan hanya secara teknologi, tetapi juga secara moral,” ucapnya.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita. Jika kita ingin mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan,” sambungnya

Diakhir, Kepala BPIP mengajak seluruh pihak untuk terus bergotong-royong untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan.

“Marilah kita terus bergotong-royong, menjaga persatuan, menghargai dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Sumber: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Peduli Warga Terdampak Abu Vulkanik, Purnama Wulan Sari Bagikan 10.000 Masker
Gubernur Lampung Optimistis Lampung Jadi Pusat Pengembangan Bioetanol Nasional
Pemprov Lampung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Verifikasi Koperasi Desa Merah Putih
Gubernur Lampung Dorong Fatayat NU Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan SDM
Gubernur Lampung Hadiri Siger Run 2026 di Lampung City Mall
Bupati Nanda Indira Apresiasi Gotong Royong Warga Sukajaya Lempasing Gelar Maulid Nabi
DLH Lampung Targetkan 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata 2026-2030
GAK Tak Terdeteksi Erupsi, Hujan Turun, Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:48

Peduli Warga Terdampak Abu Vulkanik, Purnama Wulan Sari Bagikan 10.000 Masker

Senin, 14 September 2026 - 14:55

Gubernur Lampung Optimistis Lampung Jadi Pusat Pengembangan Bioetanol Nasional

Senin, 14 September 2026 - 13:04

Pemprov Lampung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Verifikasi Koperasi Desa Merah Putih

Minggu, 13 September 2026 - 09:01

Gubernur Lampung Dorong Fatayat NU Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan SDM

Minggu, 13 September 2026 - 08:51

Gubernur Lampung Hadiri Siger Run 2026 di Lampung City Mall

Berita Terbaru