Pancuran Tuk Bulus Mulai Dikembangkan, Warga Gagas Kawasan Wisata Terpadu

Sabtu, 31 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Sleman — Destinasi wisata Pancuran Tuk Bulus di Padukuhan Tegal Balong, Kalurahan Bimomartani, Ngemplak, resmi dibuka untuk umum pada Sabtu (31/10), secara resmi.

Peresmian dilakukan langsung Bupati Sleman Harda Kiswaya melalui penandatanganan prasasti dan penanaman bibit pohon sebagai penanda dimulainya pengembangan kawasan wisata baru di Sleman.

Kehadiran destinasi baru ini menjadi hasil inisiatif warga yang mengembangkan potensi desa melalui kerja bersama dan semangat gotong royong masyarakat setempat secara swadaya.

Dalam sambutannya, Harda menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kalurahan serta warga Tegal Balong yang telah bekerja keras mewujudkan Tuk Bulus sebagai tujuan wisata baru.

Menurut Harda, keterlibatan masyarakat menjadi modal penting untuk mengembangkan potensi lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga di sekitar kawasan wisata tersebut.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Sleman mengapresiasi,” ujar Harda saat memberikan sambutan peresmian destinasi wisata Pancuran Tuk Bulus tersebut, pada Sabtu, di hadapan hadirin.

Ia meminta kolaborasi pemerintah dan masyarakat terus diperkuat agar pengembangan wisata berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga setempat ke depan.

“Kami meminta agar kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terus dibangun tanpa sekat demi kemajuan bersama,” kata Harda menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor daerah.

Harda berharap Pancuran Tuk Bulus menjadi salah satu penggerak peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat, terutama warga Kalurahan Bimomartani dan sekitarnya dalam jangka panjang.

Pemkab Sleman, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat melalui pendampingan serta sinergi program bersama pemerintah kapanewon dan kalurahan secara berkelanjutan di daerah.

Dukungan tersebut diharapkan membantu warga mengelola potensi wisata secara terarah, meningkatkan daya tarik kawasan, sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar secara merata.

Lurah Bimomartani Tutik Wahyuningsih menyampaikan rasa syukurnya atas kerja keras warga Padukuhan Tegal Balong dalam mengembangkan kawasan Tuk Bulus hingga diresmikan saat peresmian.

Ia menjelaskan, lokasi tersebut sebelumnya dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan pengairan, sebelum kemudian dikembangkan menjadi destinasi wisata melalui inisiatif dan kebersamaan warga setempat sendiri.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kerja keras warga Tegal Balong,” ujar Tutik, mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menghidupkan potensi kawasan desa tersebut.

Menurut Tutik, perubahan fungsi kawasan itu menunjukkan bahwa potensi lokal dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata apabila dikelola bersama secara konsisten dan berkelanjutan.

“Dulu lokasi ini digunakan untuk pengairan, namun sekarang berkat gotong royong masyarakat, Tuk Bulus resmi menjadi destinasi wisata baru,” tuturnya saat peresmian.

Tutik berharap dukungan pemerintah kabupaten terus mengalir agar pengembangan Tuk Bulus dapat berjalan lebih optimal dan memberi dampak luas bagi masyarakat setempat.

“Kami mohon dukungan Bapak Bupati agar ke depannya Tuk Bulus tidak hanya menjadi ikon baru bagi Bimomartani,” kata Tutik saat peresmian.

Ia juga berharap kawasan tersebut dapat terintegrasi dengan wilayah sekitar, termasuk Dusun Tegal Balong, RT 5, hingga Pondok Suruh, sebagai satu kawasan wisata.

Integrasi antarkawasan itu diharapkan membentuk rangkaian destinasi yang saling terhubung sehingga wisatawan memiliki lebih banyak pilihan saat berkunjung ke Bimomartani dan wilayah sekitarnya.

Peresmian ini menjadi langkah awal bagi masyarakat dan pemerintah setempat untuk mengembangkan Pancuran Tuk Bulus sebagai potensi wisata sekaligus penggerak ekonomi desa berkelanjutan.(ady)

Berita Terkait

Hadiri Tabligh Akbar di Borobudur, GMX Tegaskan Sikap Tolak Konser Andrea Bocelli
Penggeledahan Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Dosen UMY Soroti Kewenangan Polisi
Usut Penyebab Avanza Tabrak Taman Kota di Ngampilan, Satlantas Polresta Yogyakarta Gelar Olah TKP
Beasiswa Full Study UMY 2026 Jangkau 113 Mahasiswa, Termasuk dari Filipina
PARFI DIY Dorong Integrasi Insan Film Jogja: Cetak Karya Nasional Berbasis Kearifan Lokal dan Inovasi
Imbas Domino Kontroversi Bundaran HI, RANS Carnival Yogyakarta Dihantam Gelombang Pembatalan Musisi
Uji Efektivitas Edukasi Publik: Pemkot Jogja Padukan ‘Kampas Kopling’ dan ‘Cakrawala Politik’ demi Demokrasi Bermartabat
Suarakan Gelisah Ekonomi dan Represi Sipil, ‘Ibu Berisik’ Kembali Penduduki Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Pancuran Tuk Bulus Mulai Dikembangkan, Warga Gagas Kawasan Wisata Terpadu

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Penggeledahan Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Dosen UMY Soroti Kewenangan Polisi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Usut Penyebab Avanza Tabrak Taman Kota di Ngampilan, Satlantas Polresta Yogyakarta Gelar Olah TKP

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Beasiswa Full Study UMY 2026 Jangkau 113 Mahasiswa, Termasuk dari Filipina

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:12 WIB

PARFI DIY Dorong Integrasi Insan Film Jogja: Cetak Karya Nasional Berbasis Kearifan Lokal dan Inovasi

Berita Terbaru

Bekasi

Career Expo 2026 Resmi Dibuka Wali Kota Bekasi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 23:26 WIB

PURWAKARTA

Dias Rukmana Praja Resmi Pimpin Golkar Purwakarta

Sabtu, 31 Okt 2026 - 23:00 WIB