Pemkot Yogyakarta Jadikan Karang Taruna Baciro Percontohan Penguatan Pemuda

RILISINFO.COM, YOGYAKARTA — Pemerintah Kota Yogyakarta mendorong penguatan peran organisasi kepemudaan sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia (SDM) di tingkat lokal. Salah satunya dengan menjadikan Karang Taruna Kelurahan Baciro sebagai percontohan (pilot project) pengembangan organisasi kepemudaan berbasis masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, saat menghadiri pelantikan pengurus Karang Taruna Kelurahan Baciro periode 2026–2031 di Kemantren Gondokusuman, Minggu (5/4/26).

Menurut Wawan, Karang Taruna memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tangguh, kompetitif, serta memiliki kepedulian sosial. Ia menilai, penguatan organisasi kepemudaan menjadi penting di tengah tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini.

“Karang Taruna harus mampu melahirkan generasi muda yang produktif, memiliki jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial sebagai bekal menghadapi masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Karang Taruna tidak hanya berfungsi sebagai wadah aktivitas sosial, tetapi juga harus mampu menjadi motor penggerak kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk dalam mendorong lahirnya wirausahawan muda.

Dorongan tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Sosial Nomor 25 Tahun 2019, yang menempatkan Karang Taruna sebagai organisasi sosial kemasyarakatan untuk pengembangan generasi muda berbasis kesadaran dan tanggung jawab sosial.

Wawan juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penguatan peran Karang Taruna, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), aparat kewilayahan, hingga unsur TNI dan Polri di tingkat kelurahan. Sinergi tersebut dinilai penting agar program kepemudaan dapat berjalan efektif dan berdampak luas.

Selain itu, ia mengingatkan generasi muda agar tidak bergantung pada bantuan pemerintah semata, melainkan berani berinovasi dan menciptakan peluang usaha secara mandiri.

“Generasi muda harus berani memulai dan tidak hanya menunggu. Dari Karang Taruna harus lahir ide-ide kreatif yang mendorong kemandirian ekonomi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Kelurahan Baciro, Bambang Seno Baskoro, berharap kepengurusan baru dapat memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam menjalankan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Baciro periode 2026–2031, Isnain Rachmatullah, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjalankan program kepemudaan yang lebih aktif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Kami siap memperkuat solidaritas pemuda serta berperan aktif dalam pembangunan sosial dan ekonomi di tingkat kelurahan,” ujarnya.

Upaya menjadikan Karang Taruna sebagai percontohan ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Yogyakarta dalam memperkuat pembangunan berbasis komunitas, sekaligus menyiapkan generasi muda sebagai pilar utama pembangunan nasional di masa mendatang. (Aga)