Percepat Swasembada Pangan, Wamendagri Bima Arya Pacu Revitalisasi Irigasi di Daerah

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan komitmen pihaknya untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional melalui pembangunan dan revitalisasi sistem irigasi di daerah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian guna memenuhi kebutuhan pangan domestik.

“Kami di Kemendagri hanya membantu mempercepat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Pelaksanaannya sepenuhnya berada di tangan pemerintah daerah sesuai kewenangan masing-masing,” ujarnya dalam rapat dengan seluruh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi se-Indonesia secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (23/12/2024).

Menurut data dari Kemenko Pangan, Bima menunjukkan tren luas panen dan produktivitas padi yang stagnan, bahkan cenderung menurun sejak 2019. Dengan rata-rata produktivitas 5 ton per hektare dan luas panen stagnan di angka 10 juta hektare, ia menilai perbaikan irigasi merupakan solusi penting untuk mendorong peningkatan produksi.

Bima juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp144 triliun untuk program ketahanan pangan. Dari total tersebut, dana khusus untuk pembangunan dan revitalisasi irigasi diperkirakan berada di kisaran Rp12 triliun hingga Rp15 triliun. Ia menjelaskan, dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki sekitar 2,6–3 juta hektare lahan sawah yang irigasinya belum optimal.

“Bapak Menko [Pangan] sampaikan angka 12 triliun [rupiah] mungkin ada penambahan sekitar 2 triliun [rupiah], jadi 14 atau 15 triliun [rupiah]. Nah, angka inilah yang kemudian akan dialokasikan untuk membangun lahan-lahan yang memerlukan revitalisasi irigasi tadi,” terang Bima.

Untuk itu, Bima meminta pemerintah daerah (Pemda) segera menginventarisasi dan melaporkan data terkait lahan sawah yang membutuhkan revitalisasi atau diprioritaskan dibangun irigasi. Ia menjelaskan bahwa data akurat terkait kondisi irigasi menjadi elemen kunci untuk memaksimalkan penggunaan anggaran.

“Tentu data-datanya diharapkan bisa sudah update begitu ya. Dan siap untuk dikunjungi apabila Pak Menko [Pangan] memutuskan untuk melihat langsung kondisinya,” tegasnya.

Selain itu, Bima menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara Pemda, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pertanian, dan kementerian terkait lainnya. Pendekatan ini bertujuan memastikan revitalisasi irigasi berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan lapangan. Ia berharap, dengan langkah ini target swasembada pangan dapat lebih cepat tercapai melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Karena itu, kami meminta masukannya dari Pak Sekda, Ibu Sekda, Bapak/Ibu sekalian. Nanti kita minta kerja samanya untuk sesegera mungkin meng-input data-data ini,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Pusat Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa di Manggarai
Fungsi Intelijen Keamanan atau Intelkam Polri, Mempunyai Posisi yang Sangat Strategis
Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Manggarai Mengalir dari TP PKK dan TP Posyandu Pusat
Posyandu Beawaek NTT Diperkuat, TP PKK dan TP Posyandu Pusat Kawal Layanan Dasar Masyarakat
Wamendagri: Jangan Tunda, 11 Wakil Rakyat Otsus Papua Pegunungan Harus Segera Dilantik
Kemenkeu dan IsDB Perkuat Kemitraan Pembangunan Indonesia 2026–2030
Karakter Dulu, Jejaring Kemudian: Pesan Wamendagri untuk Calon Pemimpin Masadagri
DPR RI Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Atur Hak Pekerja hingga PHK

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Fungsi Intelijen Keamanan atau Intelkam Polri, Mempunyai Posisi yang Sangat Strategis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Manggarai Mengalir dari TP PKK dan TP Posyandu Pusat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Posyandu Beawaek NTT Diperkuat, TP PKK dan TP Posyandu Pusat Kawal Layanan Dasar Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Wamendagri: Jangan Tunda, 11 Wakil Rakyat Otsus Papua Pegunungan Harus Segera Dilantik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Kemenkeu dan IsDB Perkuat Kemitraan Pembangunan Indonesia 2026–2030

Berita Terbaru