Peringati HUT Ke-5, Bank Sampah Menur’45 Perkuat Kekompakan melalui Wisata Edukatif

RILISINFO.COM, ‎SLEMAN – Semangat kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Bank Sampah Menur’45 RW 45 Padukuhan Kayen, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman.

Sebanyak 84 peserta mengikuti kegiatan bertajuk Dolan Bareng ke Kebumen menggunakan dua unit Big Bus Jetbus 5, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi kepada para anggota yang selama lima tahun konsisten mendukung gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus mempererat tali persaudaraan.

Ketua Bank Sampah Menur’45, Relis Gusneta, menegaskan perjalanan tersebut bukan sekadar wisata, tetapi menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi seluruh anggota.

“Memperingati usia kelima Bank Sampah Menur’45, kami ingin memberikan apresiasi kepada seluruh anggota. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat kekompakan, kebersamaan, sekaligus refreshing agar semangat mengelola sampah semakin meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kas Bank Sampah memberikan subsidi sekitar Rp10 juta sehingga setiap peserta cukup membayar Rp100 ribu dan sudah memperoleh berbagai fasilitas perjalanan.

Ketua Panitia, Ardiyanto Nugroho, menjelaskan rombongan berangkat sejak pukul 06.00 WIB menuju sejumlah destinasi wisata unggulan di Kebumen.

“Total peserta sebanyak 84 orang menggunakan dua Big Bus Jetbus 5.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, penuh keakraban, dan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh peserta,” katanya.

Rombongan menikmati panorama Sagara View Karangbolong sebelum melanjutkan perjalanan ke Pantai Menganti yang dikenal dengan hamparan pasir putih dan pemandangan Samudra Hindia.

Usai berwisata, peserta bersilaturahmi di kediaman Ibu Siti Badriah di Kebumen.

Suasana semakin hangat saat seluruh rombongan menikmati makan malam bersama dengan hidangan khas daerah berupa Sate Ambal dan bakso.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak RT, Bapak RW, serta seluruh warga Kayen. Selama kurang lebih 40 tahun tinggal di Kayen, saya diterima dengan sangat baik, dijaga, dihargai, dan dapat berbaur dalam kehidupan sosial masyarakat. Semoga tali silaturahmi ini terus terjaga,” ungkap Siti Badriah.

Relis Gusneta berharap semangat “Dari Sampah Menjadi Berkah” terus menjadi motivasi seluruh anggota untuk menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Perjalanan yang berakhir sekitar pukul 22.30 WIB itu menjadi bukti bahwa Bank Sampah tidak hanya berperan mengelola sampah berbasis ekonomi sirkular, tetapi juga mampu membangun solidaritas, kepedulian sosial, dan persaudaraan yang semakin kuat di tengah masyarakat.(ADY)