PSIM-PSS Sepakat Damai, Rivalitas Panas Tak Boleh Jadi Gesekan Suporter

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, SLEMAN – Jelang duel PSIM Jogja versus PSS Sleman, suporter kedua tim sepakat mengikat komitmen bersama demi pertandingan aman, tertib, kondusif, serta damai.

Penandatanganan komitmen berlangsung di Mapolda DIY, Rabu (16/9/2026), disaksikan Wali Kota Jogja, Bupati Sleman, Asprov PSSI DIY, serta jajaran kepolisian.

Manajemen klub, MOC, serta empat kelompok suporter turut membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk kesiapan menjaga keamanan selama kompetisi Super League 2026/2027.

Empat kelompok tersebut yakni Slemania, BCS, Brajamusti, dan The Maident, yang mewakili pendukung PSS Sleman serta PSIM Jogja dalam kesepakatan bersama.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Ihsan menyebut komitmen tersebut sebagai langkah baik untuk memastikan pertandingan berjalan aman, kondusif, tertib, dan selamat.

“Ini tentunya menjadi hal baik, semoga pertandingan kedua tim ini ke depannya dapat berjalan aman, kondusif, tertib,” kata Ihsan kepada wartawan.

Ihsan menambahkan, keselamatan penonton dan masyarakat sekitar menjadi perhatian penting agar pertandingan tidak memunculkan gangguan keamanan sebelum maupun sesudah laga berlangsung.

“Keselamatan juga dari penonton dan masyarakat dapat terjamin,” ujar Ihsan saat ditemui di Mapolda DIY pada Rabu tersebut kepada wartawan.

Menurut Ihsan, komitmen bersama tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus dikawal hingga diterapkan kelompok suporter paling bawah secara konsisten.

“Mari kita kawal komitmen ini agar bisa sampai ke akar rumput yang paling utama ya,” sambung Ihsan kepada awak media.

Perwakilan suporter PSIM Jogja, Rendi Agung, memastikan komitmen tersebut akan dijaga dan disampaikan kepada seluruh lapisan pendukung Laskar Mataram secara konsisten.

“Dari kelompok suporter PSIM juga akan selalu menjaga arus bawah kita agar tetap kondusif,” kata Rendi Agung seusai acara tersebut.

Rendi menegaskan, suporter PSIM ingin menunjukkan bahwa rivalitas pertandingan tidak harus menghilangkan persatuan maupun semangat kebersamaan antarpendukung kedua klub di lapangan.

“Kita akan buktikan bahwa sepakbola adalah pemersatu bangsa,” terang Rendi dalam kesempatan tersebut di Mapolda DIY kepada awak media.

Sementara itu, perwakilan suporter PSS Sleman, Tato Indarto, menyatakan kesiapan menjalankan seluruh poin yang telah disepakati bersama tersebut dengan penuh tanggung jawab.

“Untuk menjaga nama baik sepakbola di Sleman dan Jogja, dan untuk menurunkan ego masing-masing para suporter,” tegas Tato Indarto.

Komitmen mencakup kepatuhan aturan lalu lintas, larangan membawa barang berbahaya, senjata tajam, flare, petasan, serta penolakan tindakan anarkis dan provokasi media.

Bupati Sleman Harda Kiswaya meminta kesepakatan tersebut diwujudkan secara nyata, sembari mengingatkan rivalitas suporter tetap berada dalam koridor sportivitas.

“Saya minta dengan hati yang ikhlas dan murni, apa yang ditandatangani hari ini betul-betul bisa diwujudkan nyata,” kata Harda.

Harda juga mengingatkan rivalitas suporter merupakan bagian dari sepakbola, tetapi jangan sampai berkembang menjadi gesekan yang merugikan masyarakat sekitar.

“Rivalitas dalam suporter itu baik, tapi jangan sampai timbul gesekan-gesekan,” kata Harda Kiswaya seusai menyaksikan penandatanganan komitmen bersama tersebut.(ADY)

Berita Terkait

Gelar Mangkubumi Menguat, Benarkah Takhta Yogyakarta Menuju Perempuan?
Hasto Wardoyo dan Harda Kiswaya Kawal Derbi PSIM-PSS Damai
Tim Pendamping Datangi LPSK, Ajukan Perlindungan bagi Korban dan Sejumlah Saksi
Laluna dan Kevin Warnai Wisuda UMY 2026 dengan Kisah Perjuangan dan Kerendahan Hati
Proyek SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta Dihentikan Usai Cor Basah Timpa Empat Motor Warga
Andityas Hercahyono “KIM” Genap 47 Tahun, Pengusaha yang Tetap Setia pada Dunia Musik
Pemkot Yogyakarta Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis bagi Hewan Peliharaan
Semarakkan Jogja, Konser “Bintang Masa Depan #168” Ajak Aldi Taher hingga Yunan Helmi Unjuk Gigi

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:32 WIB

Gelar Mangkubumi Menguat, Benarkah Takhta Yogyakarta Menuju Perempuan?

Rabu, 16 September 2026 - 15:29 WIB

Hasto Wardoyo dan Harda Kiswaya Kawal Derbi PSIM-PSS Damai

Rabu, 16 September 2026 - 15:01 WIB

Tim Pendamping Datangi LPSK, Ajukan Perlindungan bagi Korban dan Sejumlah Saksi

Rabu, 16 September 2026 - 14:20 WIB

Laluna dan Kevin Warnai Wisuda UMY 2026 dengan Kisah Perjuangan dan Kerendahan Hati

Rabu, 16 September 2026 - 13:20 WIB

Proyek SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta Dihentikan Usai Cor Basah Timpa Empat Motor Warga

Berita Terbaru

Yogyakarta

Hasto Wardoyo dan Harda Kiswaya Kawal Derbi PSIM-PSS Damai

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:29 WIB