RILISINFO.COM, Yogyakarta – Bakpia Day 2026 menghadirkan momen menarik bagi masyarakat dengan membagikan 27.000 bakpia dalam rangkaian perayaan tahun ini. Tak sekadar berburu kuliner khas Yogyakarta, masyarakat juga dapat menyaksikan kirab Gunungan Lanang dan Gunungan Wadon yang menjadi salah satu daya tarik acara.
Pembagian puluhan ribu bakpia tersebut dilakukan melalui dua mekanisme. Sebagian bakpia disusun menjadi Gunungan Lanang dan Gunungan Wadon untuk dikirab sepanjang rute karnaval, sedangkan sisanya dibagikan langsung oleh tim panitia kepada pengunjung.
Ketua Panitia Bakpia Day 2026, Dimas Arifin Hamzah, mengatakan skema pembagian tersebut disiapkan agar kegiatan berlangsung lebih tertib, aman, dan lancar, terutama saat prosesi rayahan gunungan yang menjadi momen menarik bagi masyarakat.
“Pembagian 27.000 bakpia ini dilakukan melalui dua mekanisme, yakni melalui Gunungan Lanang dan Gunungan Wadon yang dikirab sepanjang rute karnaval, serta pembagian langsung oleh tim panitia kepada pengunjung. Skema ini disiapkan agar pembagian bakpia dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan lancar,” ujar Dimas Arifin Hamzah saat memberikan sambutan dalam seremoni pembukaan Bakpia Day 2026 di Tegel Kunci 70, Pathuk, Ngampilan, Yogyakarta, Sabtu (24/10/2026).
Pembagian bakpia dalam jumlah besar ini sekaligus menjadi upaya menghadirkan pengalaman kuliner yang melibatkan masyarakat secara langsung. Tradisi gunungan yang identik dengan perayaan budaya Yogyakarta pun dipadukan dengan promosi produk unggulan daerah, yakni Bakpia Pathuk.
Dalam kesempatan yang sama, Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo turut mengapresiasi target pembagian 27.000 bakpia kepada masyarakat dalam perayaan Bakpia Day 2026.
Pesan Hasto disampaikan oleh Yetti Martanti yang mewakilinya dalam seremoni pembukaan acara tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga cita rasa, kualitas, dan nama baik Bakpia Pathuk sebagai salah satu ikon kuliner Yogyakarta.
“Para pengrajin diharapkan terus menjaga cita rasa, kualitas, dan nama Bakpia Pathuk. Di sisi lain, inovasi juga perlu dilakukan agar produk lokal tetap relevan dan mampu bersaing di tengah perkembangan pasar,” ujar Hasto Wardoyo melalui Yetti Martanti saat memberikan sambutan dalam seremoni pembukaan Bakpia Day 2026 di Tegel Kunci 70, Pathuk, Ngampilan, Yogyakarta, Sabtu (24/10/2026).
Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, inovasi dinilai penting agar Bakpia Pathuk terus diminati masyarakat tanpa kehilangan karakter khasnya. Bakpia bukan sekadar oleh-oleh, tetapi juga bagian dari identitas kuliner Yogyakarta yang memiliki nilai ekonomi bagi para pelaku usaha lokal.
Melalui Bakpia Day 2026, perayaan ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat eksistensi bakpia sebagai produk unggulan daerah sekaligus mendorong keberlangsungan usaha para pengrajin lokal.
Perpaduan kirab gunungan, pembagian puluhan ribu bakpia, dan promosi kuliner lokal menjadikan Bakpia Day 2026 sebagai salah satu agenda menarik dalam merayakan kekayaan kuliner khas Kota Yogyakarta. (Aga)















