Ratusan Jamaah Hadiri Peringatan Milad Aisyiyah di Masjid Nurul Hidayah Kayen
RILISINFO.COM, SLEMAN – Peringatan Milad ke-109 Aisyiyah yang digelar Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Condongcatur Barat berlangsung meriah di Masjid Nurul Hidayah Kayen, Condongcatur, Depok, Sleman, Ahad (24/5/2026).
Sejak pukul 06.30 WIB, ratusan jamaah memadati lokasi pengajian yang juga menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga sekitar.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak menyelimuti seluruh rangkaian acara.
Ketua PRA Condongcatur Barat, Meika Kurnia Puji Rahayu DA, menyampaikan bahwa Aisyiyah terus berupaya hadir melalui program sosial, pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga dakwah kemasyarakatan.
Ia menegaskan, kolaborasi dengan berbagai pihak terus dilakukan demi memperluas manfaat bagi masyarakat.
“PRA Condongcatur Barat terus berikhtiar hadir untuk umat melalui berbagai program pemberdayaan jamaah, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan dakwah sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Meika juga mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan revitalisasi TK ABA Kentungan agar anak-anak mendapatkan ruang belajar yang nyaman dan aman.
Ia berharap masyarakat ikut mendukung gerakan tersebut melalui infaq dan sedekah.
“Kami sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak melalui infaq, sedekah, maupun bantuan lainnya agar revitalisasi TK ABA Kentungan berjalan lancar,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris PCA Depok, Sussilistyaningsih, mengapresiasi terselenggaranya Milad Aisyiyah ke-109 yang mengangkat tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk
Menciptakan Kedamaian.” Menurutnya, dakwah Aisyiyah harus diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Aisyiyah harus terus hadir memberikan solusi, mempererat kepedulian sosial, serta menebarkan nilai-nilai kedamaian di tengah masyarakat,” tegasnya.
Pengajian semakin semarak dengan tausiyah keluarga dari Dr. Mir’atun Nisa’ tentang pentingnya mengelola emosi dalam rumah tangga.
Selain itu, panitia juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan RS PKU Muhammadiyah Sleman yang diikuti 45 jamaah.
“Marah yang tidak terkendali dapat merusak hubungan keluarga. Islam telah mengajarkan cara-cara sederhana untuk meredam emosi agar komunikasi dalam rumah tangga tetap terjaga dengan baik,” jelas Dr. Mir’atun Nisa’.
Acara ditutup dengan pembagian doorprize dan penyerahan donasi sosial yang semakin mempererat silaturahmi warga Kayen dan sekitarnya. (ady)

