Sambut Dzulhijah, AMM Kauman Ajak Masyarakat Ikut Safari Qurban

‎RILISINFO.COM, Jogja – Semangat berbagi di bulan Dzulhijah kembali digaungkan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kauman melalui agenda bakti sosial Safari Qurban di wilayah Gunungkidul.

‎Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu (30/5/2026) mendatang di Dusun Widoro, Balong, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

‎Anggota AMM Kauman, Galih Bagaskara, menyampaikan bahwa bulan Dhulhijah merupakan momentum terbaik memperbanyak amal ibadah dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

‎“Bulan Dzulhijah adalah salah satu bulan yang dimuliakan Allah, dimana setiap amal dan ibadah akan dilipatgandakan pahalanya,” ujarnya.

‎Ia mengatakan, kegiatan Safari Qurban tidak sekadar menjadi agenda penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sarana mempererat solidaritas sosial dan dakwah kemanusiaan.

‎“Kami bermaksud menyelenggarakan bakti sosial Safari Qurban untuk membantu masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong,” katanya.

‎AMM Kauman pun mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dengan menyisihkan sebagian rezekinya demi mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

‎“Untuk itu kami mengajak bapak, ibu, dan saudara semua untuk membantu penyelenggaraan acara ini,” tutur Galih.

‎Menurutnya, sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi warga penerima manfaat di lokasi kegiatan.

‎Sebagai bentuk ikhtiar penggalangan dana, panitia akan berkeliling menerima sedekah masyarakat pada Ahad (24/5/ 2026) mulai pukul 09.00 WIB.

‎Langkah jemput donasi tersebut dilakukan agar masyarakat lebih mudah menyalurkan bantuan secara langsung kepada panitia Safari Qurban AMM Kauman.

‎“Kami berharap masyarakat bisa ikut mengambil bagian dalam gerakan sosial ini,” ucapnya.

‎Galih menambahkan, pihaknya berharap seluruh bantuan yang terkumpul dapat menjadi ladang pahala bagi para donatur.

‎“Semoga bantuan yang diberikan mendapatkan ganjaran yang berlipat,” katanya.

‎Ia juga menutup ajakan tersebut dengan ucapan, “Jazakumullah khoyron katsira, Wassalamu’alaikum,” sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada masyarakat yang turut mendukung kegiatan sosial keagamaan itu. (waw)