Sapi Limosin Asal Cibaliung Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo untuk Pandeglang
RILISINFO.COM, Pandeglang – Seekor sapi jenis limosin dari Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang terpilih menjadi sapi kurban bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk wilayah Kabupaten Pandeglang pada Hari Raya Iduladha 2026. Hewan premium tersebut lolos seleksi ketat tim Sekretariat Presiden setelah memenuhi spesifikasi bobot ekstrem dan standar kesehatan veteriner nasional.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, Bambang Sugiarto, menyebut sebelumnya ada dua wilayah yang dipetakan sebagai kandidat penyedia. Tim teknis melakukan pemantauan mendalam di peternakan Kecamatan Cibaliung dan Kecamatan Cikesik untuk mencari sapi terbaik.
“Untuk sapi presiden tahun 2026 ini Alhamdulillah ada sapi lokal kita yang memenuhi standar untuk diajukan ke presiden. Dari dua kecamatan yang diajukan yaitu Cibaliung dan Cikesik, yang disetujui adalah Cibaliung,” ujar Bambang Sugiarto, Jumat 22 Mei 2026.
Namun, hasil kurasi akhir tim kepresidenan menjatuhkan pilihan pada sapi asal Cibaliung karena kualifikasinya paling unggul. Ia menyebut persyaratan utama dari istana mengharuskan hewan kurban memiliki berat badan jumbo mendekati satu ton. Selain keunggulan postur fisik, status proteksi medis juga disebutnya menjadi indikator mutlak penentu kelayakan komoditas. Satwa pilihan ini harus dinyatakan bersih dari paparan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).
Bambang mengatakan b​obot riil sapi kurban milik kepala negara untuk daerah Pandeglang ini tercatat menyentuh angka 980 kilogram. Kebijakan kepresidenan tahun ini dikatakannya memang berfokus pada penyerapan ternak lokal guna menggairahkan perekonomian para peternak di daerah.
Menurutnya ​kepercayaan dari istana dalam memilih dari peternak Pandeglang diharapkan menjadi stimulus bagi peternak lokal Pandeglang untuk terus meningkatkan mutu genetik dan manajemen pakan satwa. DPKP Pandeglang berkomitmen memperluas program pendampingan kesehatan hewan ke berbagai wilayah potensial lainnya.
“Persyaratan utamanya dari bobot badan kurang lebih mendekati satu ton, dan kemarin hasil timbangan sapi Cibaliung ini berbobot sekitar 980 kilogram,” katanya.
Bambang mengatakan pengawasan ketat terhadap sirkulasi kesehatan sapi presiden ini tetap berjalan berkala di bawah pemantauan langsung dokter hewan dinas. Fluktuasi kondisi fisik satwa disebutnya akan terus dipantau guna memastikan performanya tetap prima hingga hari penyembelihan tiba. (denni)

