Sawah dan Hutan Mangrove Terancam, Busa Kimia Cemari Tiga Desa di Percut Sei Tuan

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Percut Sei Tuan, Deli Serdang – Bencana pencemaran Sungai Percut kini meluas ke tiga desa.
Busa putih tebal berbentuk “awan” tidak hanya menutup muara, tetapi juga menggenangi sawah warga di *Desa Pematang Lalang, Desa Percut, dan Desa Cinta Rakyat*.

Ketua KTHn Amphibi Percut A.Sayuti menyatakan kejadian kemunculan busa tebal tersebut terjadi mulai pukul 03.00 dinihari, Selasa (30/6/2026).

Dokumentasi 30 Juni 2026 pukul 07.14 WIB di koordinat 3°42’56,418″N 98°46’55,494″E menunjukkan busa mengapung padat dari estuari hingga ke saluran irigasi pertanian, jelas A.Sayuti.

Ketua Umum KTH Amphibi Agus Salim Tanjung (AST) mengutuk keras pelaku pencemaran Sungai Percut.
Hal ini sangat berdampak besar terhadap hutan Mangrove yang kami tanam di muara sungai Percut,” ucap AST.

Hutan Mangrove di Ambang Kematian
Busa menutup total permukaan air muara.

“Ini pembunuhan pelan-pelan. Oksigen habis, akar napas mangrove Taman Edukasi AMPHIBI tertutup. Kalau mangrove mati, 300 KK nelayan di tiga desa ini kehilangan benteng dari banjir rob dan abrasi,” kata Agus Salim Tanjung, Ketua Umum KTH AMPHIBI.

Dua Lumbung Padi Tiga Desa Terkontaminasi
Busa yang diduga limbah surfaktan/industri telah masuk ke sawah warga.
“Sawah di desa Pematang Lalang, desa Percut, sampai Cinta Rakyat sekarang penuh busa.
Padi terancam gagal panen. Ini bukan cuma merusak alam, tapi merampas sumber pangan ribuan warga,” tegas Agus.

KTH Amphibi mendesak @dlhsu @kementerianlhk @distan.sumut @pemkab_deliserdang segera mengambil sampel air, busa, dan tanah di tiga desa yang terdampak hari ini.

Selain itu audit tuntas sumber pencemar di hulu Sungai Percut dan menindak tegas serta memberikan ganti rugi ke petani-nelayan di Desa Pematang Lalang, Percut, dan Cinta Rakyat.

KTH Amphibi mengharapkan kedepannya tidak lagi terjadi hal seperti ini.
“Sudah cukup. Tiga desa ini yang menjadi korban,” tutup Agus ST. (rel)

Berita Terkait

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Peredaran Sabu dan Senjata Api di Tambun
Forensik Temukan Luka Tembak Kontak pada Pilot AMA, Pelaku Masih Diburu
KPK Soroti Dugaan Gratifikasi Amplop, Raja Juli Antoni Diingatkan Segera Melapor
Hampir Setahun Tak Tuntas, Massa LMP Kepung Polres Karo Desak Pengungkapan Kasus
Hakim Nyatakan Yuddy Renaldi Tak Terbukti Intervensi Kredit Sritex
Bumi Adil Law Firm Beri Pendampingan Hukum Gratis bagi Masyarakat Bandar Lampung
Kasus Penggelapan Rp1,2 Miliar, Dennis Anggriawan Divonis Tiga Tahun Penjara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Kamis, 10 September 2026 - 10:55 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Peredaran Sabu dan Senjata Api di Tambun

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:28 WIB

Forensik Temukan Luka Tembak Kontak pada Pilot AMA, Pelaku Masih Diburu

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:06 WIB

KPK Soroti Dugaan Gratifikasi Amplop, Raja Juli Antoni Diingatkan Segera Melapor

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:47 WIB

Hampir Setahun Tak Tuntas, Massa LMP Kepung Polres Karo Desak Pengungkapan Kasus

Berita Terbaru