Seminar Bahasa Prancis di UGM Perluas Wawasan Karier Mahasiswa di Era Global
RILISINFO.COM, Jogja – Seminar bahasa Prancis yang digelar Institut Français Indonesia Yogyakarta (IFI) dan Universitas Gadjah Mada sukses menjadi ruang belajar sekaligus ajang mempertemukan mahasiswa dengan para profesional lintas bidang bahasa.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UGM itu menghadirkan dosen, penerjemah, editor hingga juru bahasa untuk berbagi pengalaman langsung kepada peserta dari berbagai daerah dan negara.
Direktur Institut Français Indonesia Yogyakarta, Margaux Nemmouchi mengatakan seminar ini sengaja dirancang untuk mendekatkan mahasiswa dengan dunia profesional.
“Tujuan acara ini untuk membersamai mahasiswa yang sedang belajar bahasa Prancis agar bisa bertemu para profesional dan menimba ilmu langsung dari mereka,” ujarnya.
Margaux menjelaskan seminar tersebut merupakan edisi pertama yang lahir dari diskusi sejumlah tokoh akademik setelah kedatangannya ke Yogyakarta.
Ia menyebut kolaborasi bersama pihak UGM menjadi langkah penting menghadirkan ruang belajar yang lebih aplikatif bagi mahasiswa.
“Ini adalah prakarsa bersama untuk menghadirkan ruang belajar yang lebih dekat dengan dunia profesional,” katanya.
Peserta seminar datang dari berbagai kampus seperti Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Padjadjaran hingga mahasiswa dari dua universitas di Malaysia.
Mereka mengikuti kegiatan secara luring maupun daring dengan antusias tinggi. Seminar ini dinilai menjadi wadah penting memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkuat kompetensi bahasa asing mahasiswa.
Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada, Wening Udasmoro menegaskan penguasaan bahasa Prancis memiliki prospek karier yang luas di era global.
“Harapannya mahasiswa punya gambaran lebih luas tentang peluang pekerjaan yang bisa ditekuni ketika menguasai bahasa Prancis,” ujarnya.
Menurut Wening, kemampuan bahasa Prancis dapat membuka jalan mahasiswa berkarier sebagai penerjemah, juru bahasa, editor, penulis hingga profesi internasional lainnya.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Rezha Adityaksa dan Setiadi yang turut mendukung penguatan kolaborasi pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang bahasa asing. (waw)

