Tangis Haru Iringi Pelepasan Sekda Sleman oleh Harda di Pendopo
RILISINFO.COM, SLEMAN – Bupati Sleman Harda Kiswaya melepas tiga pejabat Pemerintah Kabupaten Sleman yang memasuki masa purna tugas dalam acara penuh haru di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Jumat (29/5/2026).
Salah satu pejabat yang resmi purnatugas adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Drs. Susmiarto, M.M., yang selama ini dikenal sebagai sosok birokrat senior di lingkungan Pemkab Sleman.
Selain Susmiarto, dua pejabat lain yang memasuki masa purna tugas yakni Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman Raden Haris Martapa, S.E., M.T., serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman Dra. R.T. Mae Rusmi Suryaningsih, M.T.
Acara pelepasan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sleman, para asisten Sekda, kepala OPD, direktur rumah sakit daerah, hingga Panewu se-Kabupaten Sleman.
Dalam sambutannya, Harda Kiswaya menyampaikan penghargaan tinggi atas dedikasi dan loyalitas ketiga pejabat selama mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman dan masyarakat Sleman, saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas pengabdian, dedikasi, serta kontribusi yang telah diberikan selama bertugas,” ujar Harda.
Harda menegaskan masa purna tugas bukan akhir dari pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pengalaman dan keteladanan para pejabat senior tetap dibutuhkan sebagai inspirasi bagi generasi penerus birokrasi di Kabupaten Sleman.
“Semoga segala pengabdian yang telah dilakukan menjadi amal kebaikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Mewakili pejabat yang purnatugas, Susmiarto mengaku bersyukur dapat menyelesaikan amanah pengabdian sebagai aparatur sipil negara dengan baik.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman atas dukungan dan kerja sama selama dirinya menjabat sebagai Sekretaris Daerah.
“Berbagai capaian yang diraih Pemerintah Kabupaten Sleman merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dan masyarakat,” ucap Susmiarto.
Suasana haru semakin terasa saat penyerahan cendera mata dan pengantaran Susmiarto menuju kediamannya di Padukuhan Brayut, Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Sleman.
Ketua Paguyuban Panewu se-Kabupaten Sleman, Djaka Sumarsana, menyebut lukisan kebersamaan yang diberikan kepada Susmiarto menjadi simbol penghormatan atas dedikasi dan keteladanannya selama memimpin birokrasi Sleman.
Pemerintah Kabupaten Sleman pun menargetkan pengisian jabatan strategis, termasuk Sekda Sleman definitif, dapat dilakukan mulai 2 Juni 2026 agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.(ady)

