UAD Perkuat Riset Gizi dan Pangan tanpa Terlibat Langsung dalam Pengelolaan MBG

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Jogja – Di tengah dorongan pemerintah agar perguruan tinggi ikut terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Universitas Ahmad Dahlan memilih tetap fokus menjalankan mandat utama kampus melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
‎
Sikap itu ditegaskan langsung Rektor UAD, Prof. Muchlas, menyusul ajakan pemerintah agar kampus membantu pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
‎
Sebelumnya, Brian Yuliarto menyampaikan harapan agar perguruan tinggi dapat ikut mendukung pelaksanaan program MBG di lingkungan kampus.
‎
Namun Muchlas menegaskan UAD saat ini lebih memprioritaskan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Fokus utama kami tetap pada pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
‎
Meski demikian, Muchlas memastikan UAD tidak menutup mata terhadap persoalan gizi dan kesehatan masyarakat.
‎
Menurutnya, perhatian itu diwujudkan melalui berbagai penelitian dan pengabdian lapangan yang dilakukan dosen maupun mahasiswa.
‎
“Kami terus mengembangkan riset dan inovasi terkait pangan, kesehatan, dan gizi yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
‎
Berbagai inovasi tersebut dikembangkan melalui Program Studi Teknologi Pangan, Program Studi Gizi, hingga Program Studi Bisnis Jasa Makanan.
‎
Hasil penelitian kemudian diterapkan lewat pelatihan, sosialisasi, hingga program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
‎
Salah satu program yang mendapat perhatian khusus adalah pengembangan olahan pangan lokal untuk membantu pencegahan stunting di wilayah Gunungkidul dan Kulon Progo.
‎
Tak hanya bergerak di sektor kesehatan dan gizi, UAD juga aktif mendampingi pelaku UMKM melalui Ahmad Dahlan Halal Center.
‎
Pendampingan dilakukan untuk membantu UMKM memperoleh sertifikasi halal sekaligus memastikan produk yang dipasarkan aman, higienis, dan memiliki legalitas jelas.
‎
“Pendampingan halal menjadi bagian penting dari penguatan ekonomi masyarakat berbasis kualitas produk,” kata Muchlas.
‎
Atas kontribusi tersebut, Ahmad Dahlan Halal Center berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Perindustrian RI sebagai Best Halal Innovation on Academic Achievement dalam ajang Indonesia Halal Industry Award 2024.
‎
UAD bahkan menjadi satu-satunya perguruan tinggi penerima penghargaan dalam kategori inovasi halal akademik.
‎
Muchlas menegaskan, di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, kampus harus terus memperkuat kualitas riset, pengabdian masyarakat, dan inovasi akademik agar tetap relevan menjawab kebutuhan zaman. (waw)

Berita Terkait

Tingkatkan Literasi Sains, Universitas Widya Mataram Gelar Pendampingan Inovasi di SMAN 1 Imogiri
Dosen FEB UMY: Indonesia Perlu Perkuat Kemandirian Ekonomi dan Pengelolaan Sumber Daya Strategis
Mengapa Kebakaran Lahan Gambut Sulit Dipadamkan? Pakar UMY Jelaskan Penyebabnya
Masa Jabatan Berakhir 27 Oktober, Rektor UPN Veteran Yogyakarta Persembahkan Akreditasi Unggul Institusi
Resahkan Pengendara di Jalan Wates Kadipiro, Pria Pengayun Celurit Tak Butuh Waktu Lama Dibekuk Polisi
Dinilai Merugikan Driver, Program Turbo Maxim Digugat: DPRD DIY Minta Evaluasi Total
Balaikota Yogyakarta Jadi Pusat Peringatan Hari Santri Nasional 2026, 1.000 Santri Gelar Apel Bersama
Sambut HUT ke-270 Kota Jogja, Pemkot Gelar Haul Akbar Mendoakan Para Pendiri Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tingkatkan Literasi Sains, Universitas Widya Mataram Gelar Pendampingan Inovasi di SMAN 1 Imogiri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Dosen FEB UMY: Indonesia Perlu Perkuat Kemandirian Ekonomi dan Pengelolaan Sumber Daya Strategis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Masa Jabatan Berakhir 27 Oktober, Rektor UPN Veteran Yogyakarta Persembahkan Akreditasi Unggul Institusi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Resahkan Pengendara di Jalan Wates Kadipiro, Pria Pengayun Celurit Tak Butuh Waktu Lama Dibekuk Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Dinilai Merugikan Driver, Program Turbo Maxim Digugat: DPRD DIY Minta Evaluasi Total

Berita Terbaru