Wali Kota Jogja Soroti Moral dan Kesehatan Mental sebagai Kunci Pembangunan
RILISINFO.COM, Jogja – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya moral dan kesehatan mental, dalam Forum Ukhuwah Islamiyah DIY bertajuk Srawung Warga Jogja di Masjid Jogokariyan, Minggu (19/4/2026).
Ia menyebut masa depan kota sangat bergantung pada kualitas manusianya.
“Lebih dari 95 persen kekuatan Kota Yogyakarta itu ada pada SDM, bukan sumber daya alam,” ujar Hasto.
Ia menekankan bahwa kreativitas, moral, dan akhlak masyarakat menjadi fondasi utama pembangunan.
“Kalau manusianya kreatif, bermoral, dan berakhlak baik, insya Allah kita bisa maju,” tambahnya.
Hasto juga mengingatkan pesan leluhur melalui semangat “bangunlah jiwanya, bangunlah badannya”.
Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya fisik, tetapi harus dimulai dari pembentukan karakter.
“Kalau jiwanya kuat, moralnya baik, pembangunan fisik akan mengikuti,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia memaparkan capaian penurunan stunting yang kini mencapai sekitar 8 persen di Kota Yogyakarta.
Namun, ia mengingatkan adanya ancaman lain.
“Stunting turun, tapi gangguan mental meningkat, dari 6,1 persen menjadi 9,8 persen. Ini harus jadi perhatian serius,” ujarnya.
Ia juga menyoroti fenomena gangguan mental seperti sikap sombong hingga “I know syndrome”.
“Merasa paling tahu, tidak mau menerima pendapat orang lain, ini bisa berkembang jadi perilaku toksik,” kata Hasto.
Di akhir, ia menegaskan kebijakan pelarangan minuman beralkohol sebagai upaya menjaga moral dan kesehatan. “Ini bagian dari ikhtiar kita melindungi masyarakat,” pungkasnya. (waw)

