Meriahkan HUT ke-270 Jogja, Pemkot Buka Festival Layanan Publik di Titik Nol Kilometer!

Selasa, 13 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta menghadirkan Festival Layanan Publik di kawasan Titik Nol Kilometer, Minggu (11/10/2026) pagi, sebagai bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta. Ratusan warga antusias memanfaatkan layanan kesehatan gratis, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital, hingga bersih-bersih telinga.

Kegiatan ini menjadi upaya Pemkot Yogyakarta mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih mudah diakses, sekaligus menghadirkan manfaat nyata dalam perayaan hari jadi kota.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta, Patricia Heny Dian Anitasari, mengatakan layanan Perlinsos Digital disiapkan untuk mendukung penyaluran bantuan sosial pada 2027 melalui sistem digital yang terintegrasi dengan IKD.

“Festival ini menjadi momentum untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, terutama saat car free day ketika banyak warga berkumpul di kawasan Titik Nol Kilometer,” kata Heny.

Layanan Perlinsos Digital diperuntukkan bagi penduduk Kota Yogyakarta, khususnya masyarakat miskin dan rentan yang ingin mendaftar atau memperbarui data calon penerima bantuan sosial. Warga cukup membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK). Selanjutnya, layanan dapat diakses di Kantor Dinsosnakertrans atau melalui 120 agen Perlinsos.

Heny menjelaskan, warga yang belum masuk desil satu hingga lima dapat menjalani pengecekan kelayakan bantuan, sedangkan data masyarakat yang masuk kategori tersebut akan diproses melalui sistem Perlinsos Digital untuk mendukung penyaluran bantuan pada 2027.

“Pada 2027, penyaluran bantuan sosial akan menggunakan sistem Perlinsos Digital, dengan KTP sebagai identitas penerima,” jelasnya.

Di sektor kesehatan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Lana Unwanah, menyebut layanan cek kesehatan gratis (CKG) menargetkan 270 peserta, sesuai usia Kota Yogyakarta. Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, skrining kesehatan jiwa, pemeriksaan laboratorium, tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi dokter dan gizi.

“CKG ini terbuka untuk masyarakat umum, termasuk warga dari luar Kota Yogyakarta. Masyarakat tampaknya lebih senang ketika pelayanan didekatkan langsung kepada mereka,” ujar Lana.

Sementara itu, Direktur RSUD Kota Yogyakarta atau RS Jogja, Ariyudi Yunita, menyampaikan layanan bersih-bersih telinga digelar untuk memperingati HUT ke-270 Kota Yogyakarta sekaligus hari ulang tahun RS Jogja. Kuota sekitar 160 peserta telah terpenuhi, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan tersebut.

Yunita mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan telinga untuk mencegah infeksi yang dapat mengganggu pendengaran.

Salah satu peserta, Dwi Arifin, menilai layanan tersebut bermanfaat dan berharap sosialisasinya diperluas agar semakin banyak masyarakat memahami pentingnya kesehatan telinga.

Apresiasi juga disampaikan Salsa Fadila, warga Suryowijayan, yang memanfaatkan layanan Perlinsos Digital. Ia menilai pelayanan langsung di ruang publik memudahkan warga mengakses layanan secara cepat.

“Mudah dan cepat, enggak sampai lima menit selesai. Semoga layanan publik seperti ini terus ditingkatkan agar semakin memudahkan masyarakat,” tutur Salsa.

Melalui Festival Layanan Publik, Pemerintah Kota Yogyakarta menjadikan perayaan HUT ke-270 sebagai momentum untuk memperkuat pelayanan yang mudah dijangkau, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan administrasi, perlindungan sosial, dan kesehatan. (Aga)

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi, Pakar UMY Soroti Risiko Harga Minyak dan Perjalanan Umrah
Deteksi Dini TBC dan Malaria, UMY dan Puskesmas Kasihan 1 Gelar Skrining Kesehatan
Kolaborasi Ciamik! Bupati Sleman Bersama Lanud Adisutjipto Manfaatkan Lahan Kosong Demi Ekonomi Warga
Membaca Akar Serangan Houthi ke Riyadh dan Peta Rivalitas Kawasan Timur Tengah
Dorong Tren Wedding Tourism, IKAPPESTY Gelar Jogja Destination Wedding Fair 2026
Susanto Dwi Antoro: Lahan Ruang Terbuka Hijau untuk RW 04 Basen Tinggal Menunggu Pembayaran
Pesan Pemerintah Tak Selalu Diterima Publik, Pakar UMY Ungkap Tantangan Komunikasi Prabowo-Gibran
Danrem 072 Hadiri Jalinan Budaya, Indonesia-Pasifik Rajut Persahabatan Lewat Seni!

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi, Pakar UMY Soroti Risiko Harga Minyak dan Perjalanan Umrah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Kolaborasi Ciamik! Bupati Sleman Bersama Lanud Adisutjipto Manfaatkan Lahan Kosong Demi Ekonomi Warga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Membaca Akar Serangan Houthi ke Riyadh dan Peta Rivalitas Kawasan Timur Tengah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Dorong Tren Wedding Tourism, IKAPPESTY Gelar Jogja Destination Wedding Fair 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Susanto Dwi Antoro: Lahan Ruang Terbuka Hijau untuk RW 04 Basen Tinggal Menunggu Pembayaran

Berita Terbaru