Kecelakaan Tunggal Bajaj di Pajangan Bantul, Pengemudi Alami Luka Serius

‎RILISINFO.COM, Bantul – Kecelakaan tunggal melibatkan sepeda motor roda tiga atau bajaj terjadi di Jalan Beji Wetan, Dusun Benyo Jati RT 01, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 10.50 WIB.

Kendaraan bernomor polisi AB-6313-YX itu dilaporkan masuk ke perkebunan warga usai hilang kendali saat melintasi jalan menurun tajam dan menikung.
‎Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan kecelakaan bermula ketika bajaj melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan sedang.

“Sesampainya di tempat kejadian perkara di jalan yang menurun tajam dan menikung, laju kendaraan semakin kencang sehingga pengendara tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (24/5/2026).

Rita menjelaskan, saat berada di tikungan kendaraan seharusnya berbelok ke kiri. Namun, pengemudi justru kehilangan kendali sehingga bajaj melaju lurus dan masuk ke area perkebunan milik warga.

“Saat di tikungan seharusnya belok ke kiri namun kendaraan tetap lurus dan masuk ke perkebunan warga sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal,” katanya.

Dalam kejadian itu, pengemudi berinisial O (61), warga Krebet, Sendangsari, Pajangan, mengalami luka cukup serius.

Korban dilaporkan mengalami patah satu tulang rusuk kiri, retak tulang pipi kiri, serta bahu kiri retak dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit UII.

“Korban pengemudi mengalami beberapa cedera dan kini mendapatkan penanganan medis,” terang Rita.

Sementara itu, penumpang berinisial SG (79), warga negara Australia yang tinggal di wilayah Krebet, Sendangsari, mengalami luka lecet di bagian dahi.

“Penumpang hanya mengalami luka ringan dan menjalani rawat jalan,” ungkap Rita.

Polisi juga mencatat dua saksi di lokasi kejadian yakni Subiyanto (56) dan Panggung (37), keduanya warga Sendangsari, Pajangan.

Akibat kecelakaan tersebut, bagian depan bajaj mengalami kerusakan cukup parah mulai dari slebor depan penyok, sok depan bengkok, kaca depan pecah hingga bodi atas bengkok.

“Kerugian materi akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp1,7 juta,” pungkas Rita. (waw)