Iduladha dan Musim Haji Diprediksi Picu Inflasi di Pandeglang
RILISINFO.COM, Pandeglang – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang mulai memetakan potensi pergerakan harga komoditas menjelang perayaan Hari Raya Iduladha yang jatuh pada akhir Mei 2026. Peningkatan konsumsi masyarakat terhadap daging hewan kurban serta adanya keberangkatan jemaah haji diprediksi akan memengaruhi dinamika inflasi daerah.
Kepala BPS Kabupaten Pandeglang, Achmad Widijanto, menyatakan aktivitas keagamaan dan konsumsi daging kurban biasanya memberikan dampak nyata terhadap indeks harga konsumen. Selain daging, komoditas bumbu dapur dan bahan pangan pelengkap lainnya cenderung mengalami kenaikan permintaan yang signifikan.
”Kami akan memotret perkembangan harga di bulan Mei karena ada perayaan Iduladha yang jatuh pada 27 Mei. Ini tentunya memberikan gambaran dinamika harga daging kurban di pasar,” kata Achmad, Rabu (6 /5/2026)
Keberangkatan jemaah haji asal Pandeglang pada bulan Mei juga disebutnya diperkirakan akan memberikan pengaruh pada sektor jasa transportasi dan akomodasi. Mobilitas masyarakat yang meningkat dalam mengantar jemaah haji dapat memicu fluktuasi harga pada layanan jasa terkait.
BPS menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga agar inflasi tetap berada dalam rentang target kendali pemerintah yang dipatok maksimal 3,5 persen.
”Selain itu, ada keberangkatan jemaah haji Pandeglang di bulan Mei yang juga memengaruhi konsumsi masyarakat. Kami berharap warga memberikan data informasi yang sebenarnya,” katanya.
Achmad menyebut tantangan
pengendalian inflasi ke depan masih dibayangi oleh penyesuaian harga energi yang sudah terjadi pada pertengahan April lalu. Dampak kenaikan BBM non-subsidi dan LPG non-subsidi disebutnya kemungkinan besar akan terasa lebih kuat pada bulan Mei seiring peningkatan mobilitas warga.(*)

