Komisi II DPRD Soroti Kinerja PDAM Tirta Patriot: Air Tak Lancar, Tarif Tak Layak Naik

RILISINFO.COM, Kota Bekasi – Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, dengan tegas mendesak Pemerintah Kota Bekasi untuk membatalkan rencana kenaikan tarif air dari PDAM Tirta Patriot. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya kurang tepat waktu, tetapi juga berpotensi menambah beban masyarakat yang saat ini masih berjuang dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Latu Har Hary, yang akrab disapa Bang Jampang, menilai bahwa pelayanan PDAM Tirta Patriot hingga kini belum mencapai standar maksimal. Ia menyebutkan bahwa banyak keluhan dari warga terkait aliran air yang kerap tidak konsisten dan kualitas layanan yang belum optimal.

“Kadang air mengalir, kadang tidak. Ini menjadi perhatian khusus kami di DPRD,” tegasnya.

Dalam situasi tersebut, lanjut Latu, tidak seharusnya pihak PDAM menaikkan tarif air. Ia menekankan bahwa pelayanan publik seharusnya ditingkatkan lebih dulu sebelum memikirkan penyesuaian harga.

“Sebelum adanya pelayanan maksimal dari PDAM Tirta Patriot dan di tengah kondisi ekonomi yang belum membaik, maka tarif air tidak boleh naik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Latu meminta Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, untuk turun tangan dan mengevaluasi kebijakan ini secara menyeluruh. Menurutnya, kepala daerah harus berpihak kepada masyarakat dengan memastikan keputusan yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan dan kondisi riil di lapangan.

“Saya meminta Bapak Wali Kota meninjau ulang kebijakan kenaikan tarif air PDAM Tirta Patriot,” katanya.

Komisi II DPRD Kota Bekasi, yang memang membidangi persoalan pelayanan publik dan BUMD, berkomitmen untuk terus mengawal isu ini. DPRD berharap ada transparansi dari PDAM dalam menyampaikan alasan kenaikan serta keterlibatan publik dalam pengambilan keputusan.(*)