Lavora Hadirkan Kembali Lagu Xaluna Lewat Aransemen Baru “Pamit Rabi”
RILISINFO.COM, YOGYAKARTA — Grup musik pop dangdut asal Seyegan, Sleman, Yogyakarta, Lavora kembali menghadirkan karya terbaru dengan merilis lagu “Pamit Rabi”, sebuah lagu bernuansa patah hati yang mengangkat kisah cinta kandas karena restu orang tua. Lagu ini menjadi rilisan ke-22 Lavora sekaligus memperkuat identitas mereka di jalur dangdut Jawa yang emosional dan dekat dengan pengalaman pendengar.
Dalam versi terbarunya, Lavora tak tampil sendiri. Grup yang berdiri sejak (1/7/20) itu menggandeng penyanyi Ajeng Febria untuk memberikan warna baru pada lagu yang sebelumnya pernah dipopulerkan oleh band Xaluna.
Manager Lavora, Dika Fajar, mengatakan pemilihan “Pamit Rabi” bukan tanpa alasan. Menurutnya, lagu ciptaan Tatak Irwanto tersebut memiliki cerita yang kuat dan emosional, sehingga dinilai relevan dengan karakter musik Lavora.
“Lagu Pamit Rabi menceritakan tentang seorang laki-laki yang dipamiti menikah oleh pasangannya bersama orang lain karena tidak ada restu dari orang tua,” kata Dika Fajar saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Dika mengungkapkan, ide membawakan ulang karya Xaluna berawal dari kebiasaannya mendengarkan lagu-lagu band tersebut sejak sebelum pandemi Covid-19. Meski kini aktivitas Xaluna mulai jarang terdengar, karya-karyanya dinilai masih memiliki tempat di hati penikmat musik Jawa.
“Saya memang sering mendengarkan karya-karya Xaluna dan menurut kami lagu-lagunya bagus serta layak dibawakan kembali, baik saat off-air maupun platform digital,” ujarnya.
Sebelum merilis ulang, Lavora memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur. Mereka terlebih dahulu melakukan komunikasi dengan pencipta sekaligus pihak publisher yang menangani karya-karya Xaluna untuk memperoleh izin resmi.
“Kami komunikasi ke pencipta atau publisher yang meng-handle karya Xaluna untuk izin membawakan karyanya sesuai prosedur dan perjanjian yang disepakati. Alhamdulillah kami diberi izin membawakan di digital maupun off-air,” jelasnya.
“Pamit Rabi” menjadi lagu ketiga karya Tatak Irwanto yang diaransemen ulang oleh Lavora setelah sebelumnya merilis “Ora Ngemis Bali” dan “Tamu Undangan”.
Jika “Tamu Undangan” berkisah tentang seseorang yang menerima undangan pernikahan mantan kekasihnya, “Pamit Rabi” menawarkan luka berbeda: tentang cinta yang harus kandas karena hubungan tak mendapat restu keluarga.
Melalui rilisan ini, Lavora berharap lagu tersebut bisa menjadi representasi perasaan banyak pendengar yang mengalami kisah serupa.
“Semoga lagu Pamit Rabi bisa mewakili beberapa pendengar yang kisahnya sama seperti di lagu ini, dan semoga bisa menemani hari-hari kalian,” kata Dika.
Sejak berdiri pada 2020, Lavora terus menunjukkan perkembangan signifikan di industri musik dangdut Jawa. Grup yang digawangi Tadeus Waseso (vokal), Alifadhi (drum), Emilian Dwi (lead gitar), Rijal Rasyid (rhythm), Rifqi Arief (kendang), Ifan Ahmad (bass), dan Ryan Maulana (keyboard) itu telah memiliki 22 lagu dengan total lebih dari 400 juta penonton serta sekitar 450 ribu subscriber di YouTube.
Lewat “Pamit Rabi”, Lavora tampaknya kembali mencoba mengulang formula yang selama ini dekat dengan pendengar mereka: lagu patah hati dengan lirik sederhana, emosional, dan mudah terasa personal.
“Jangan pernah bosan mendengarkan karya-karya Lavora. Kami ingin terus menemani perjalanan hidup pendengar, dari masa muda sampai tua nanti,” tutup Dika. (Aga)

