Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Kampung Beluwen Berlangsung Khidmat dan Meriah
RILISINFO.COM, SINDANGHEULA – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat dan meriah di Masjid Jami’ Al-Ikhlas, Kampung Beluwen RT/RW 06/02 pada Jumat malam, 16 Januari 2026. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Sindangheula, Suheli, para alim ulama, ustadz, ketua RT, pemuda/i, serta sekitar 250 jamaah dari berbagai lapisan masyarakat.
Kegiatan dimulai pukul 20.15 WIB dengan pembacaan Hadorot, tahlil, dan doa bersama, yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Suasana penuh kekhusyukan begitu terasa sejak awal pelaksanaan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Tilawatil Qur’an oleh para qari: Qari pertama: Ust. Aeng Haerudin dari Serang, Qari kedua: Qari Nasional, Ust. H. Imam Turmudzi. Lantunan ayat suci yang merdu dari kedua qari tersebut memberikan suasana religius yang sangat mendalam dan mengharukan bagi para jamaah yang hadir.
Memasuki sesi inti, tausiyah agama disampaikan oleh dua penceramah, yaitu: Hj. Hafsoh, dan KH. Sobari dari Tangerang. Keduanya memberikan kajian mengenai hikmah Isra Mi’raj, pentingnya menjaga akhlak, serta dorongan untuk memperkuat ibadah dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.
Panitia pelaksana, Ust. Dahroni, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kampung Beluwen.
“Terima kasih kepada seluruh warga yang sudah bekerjasama dan mensukseskan acara peringatan Isra Mi’raj. Semoga Allah membalas dengan pahala yang berlipat ganda,” ujarnya.
Kepala Desa Sindangheula, Suheli, mengapresiasi antusias dan semangat kebersamaan masyarakat Kampung Beluwen.
“Alhamdulillah, semangat kebersamaan warga Beluwen mampu menyelenggarakan acara Isra Mi’raj yang begitu mewah. Kekompakan masyarakat membuat kegiatan ini berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Beliau juga berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus memperkuat persatuan masyarakat.
“Semoga dengan terselenggaranya acara ini, masyarakat semakin kompak dalam berbagai bidang, baik keagamaan, budaya, sosial, maupun kemasyarakatan,” tambahnya. (Admin)

