Perkuat UMKM Pandean, Susanto Gandeng CSR Sediakan Tenda Pasar Minggu

RILISINFO.COM, JOGJA – Ketua Komisi A Susanto Dwi Antoro menegaskan komitmennya mendorong penguatan UMKM melalui fasilitas CSR dan pelaksanaan Pasar Minggu secara rutin setiap pekan bagi warga sekitar.

Langkah tersebut diwujudkan melalui bantuan tenda UMKM kepada Kelurahan Pandean untuk mendukung kegiatan Pasar Minggu setiap pekan secara berkelanjutan sekaligus memperkuat pasar lokal setempat.

Susanto menyebut Pasar Minggu menjadi ruang strategis bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk sekaligus menjaga aktivitas ekonomi masyarakat tetap bergerak secara konsisten setiap pekan.

Menurutnya, kegiatan yang berlangsung rutin setiap minggu akan mendorong pelaku usaha untuk terus memproduksi barang dan jasa berkualitas guna memenuhi kebutuhan konsumen.

“Pasar Minggu harus menjadi ruang tumbuh bagi UMKM, bukan sekadar kegiatan jual beli sementara,” ujar Susanto. Menurutnya, kegiatan tersebut juga membuka peluang pendapatan baru bagi warga.

Ia menilai keberlanjutan aktivitas perdagangan penting agar pelaku UMKM memiliki pasar yang jelas serta peluang meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan di Pandean.

“Kalau hanya menunggu pemerintah, bantuan tenda UMKM tidak akan terealisasi secepatnya,” kata Susanto.

“Pemerintah yang baru tentu belum memiliki anggaran untuk itu,” lanjutnya, menjelaskan kondisi penganggaran pemerintah di tengah kebutuhan pembangunan daerah.

Karena itu, Susanto memilih menggandeng pihak CSR untuk memenuhi kebutuhan fasilitas UMKM di tingkat kelurahan secara lebih cepat bagi para pelaku usaha setempat.

“Termasuk CSR yang bukan berasal dari BUMD, saya gandeng agar UMKM tetap mendapatkan fasilitas,” tegas Susanto.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci untuk mempercepat penguatan UMKM di tengah keterbatasan anggaran secara bersama dan berkelanjutan.

“Jangan sampai keterbatasan anggaran pemerintah menjadi alasan terhentinya upaya memberikan ruang usaha,” kata Susanto.

Ia berharap bantuan tenda tersebut membuat pelaksanaan Pasar Minggu lebih tertata, nyaman, dan mampu menarik semakin banyak pembeli di wilayah Pandean setiap pekan.

“Kalau aktivitasnya rutin, pelaku usaha terdorong terus produksi karena ada ruang untuk menjual produknya,” ujarnya.

Susanto optimistis geliat UMKM dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian di tingkat kelurahan melalui kegiatan rutin secara berkelanjutan dan merata.

Program tersebut diharapkan menjadi contoh kolaborasi nyata ketika keterbatasan anggaran diatasi melalui kepedulian dan kemitraan berbagai pihak untuk penguatan UMKM.

“Intinya, kita membuka ruang agar UMKM tumbuh, masyarakat berdaya, dan ekonomi kelurahan terus bergerak,” pungkas Susanto. (Waw)