Rekrutmen Abdi Dalem Prajurit Sarageni, TNI AL Tekankan Pembentukan Karakter Berbasis Budaya Keraton

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎‎RILISIFO.COM, Jogja – Suasana khidmat menyelimuti lingkungan Keraton Yogyakarta saat TNI Angkatan Laut terlibat langsung dalam proses rekrutmen dan seleksi 180 abdi dalem prajurit sarageni, Sabtu (3/1).

‎Pendampingan dilakukan melalui Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) dengan fokus pada penguatan karakter keprajuritan berbasis nilai-nilai budaya Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

‎“Pendekatan ini bukan semata seleksi fisik, tetapi pembentukan karakter pengabdian,” ujar perwakilan panitia kegiatan.

‎Kegiatan seleksi dilaksanakan di Bale Raos dan Bangsal Kamandungan Kidul Keraton Yogyakarta dengan melibatkan unsur Kawedanan Kaprajuritan.

‎Selain seleksi psikologis, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi materi kolone senapan sebagai bagian dari pembinaan tradisi keprajuritan keraton.

‎“Tradisi kolone senapan adalah simbol disiplin dan loyalitas prajurit keraton yang harus terus dijaga,” disampaikan salah satu staf Kawedanan Kaprajuritan dalam pemaparannya.

‎Sekitar 100 peserta yang terdiri dari ketua, pengurus, dan perwakilan bregada rakyat se-DIY mengikuti sesi awal kegiatan yang dibuka oleh Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Notonegoro.

‎Selanjutnya, materi seleksi kolone senapan diberikan kepada 180 abdi dalem prajurit sarageni.

‎Perwakilan Dispsial, Mayor Laut (KH) M.C. Bayu Murti, menegaskan bahwa penilaian mencakup kesiapan mental, kepribadian, serta kesesuaian nilai calon prajurit.

‎“Pengabdian sebagai abdi dalem prajurit menuntut kedisiplinan, loyalitas, dan keteladanan sikap yang berlandaskan nilai luhur keraton,” ujarnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Psikologi Angkatan Laut Laksamana Pertama Wisnu Agung Priambodo menilai sinergi TNI AL dan Keraton Yogyakarta memiliki makna strategis.

‎“Pendekatan kebudayaan dalam pembentukan karakter prajurit sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa maritim,” katanya.

‎Ia berharap kolaborasi ini mampu menjaga regenerasi abdi dalem prajurit sekaligus memastikan nilai-nilai tradisi Keraton Yogyakarta tetap hidup, relevan, dan mengakar kuat di tengah perkembangan zaman.

(waw)

Berita Terkait

Polsek Wirobrajan Berhasil Bekuk Tersangka Curanmor dan Amankan Barang Bukti
Margorejo Mulai Siapkan Pergantian Pamong, Pelayanan Publik Jadi Perhatian
Gelar Mangkubumi Menguat, Benarkah Takhta Yogyakarta Menuju Perempuan?
Hasto Wardoyo dan Harda Kiswaya Kawal Derbi PSIM-PSS Damai
Tim Pendamping Datangi LPSK, Ajukan Perlindungan bagi Korban dan Sejumlah Saksi
PSIM-PSS Sepakat Damai, Rivalitas Panas Tak Boleh Jadi Gesekan Suporter
Laluna dan Kevin Warnai Wisuda UMY 2026 dengan Kisah Perjuangan dan Kerendahan Hati
Proyek SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta Dihentikan Usai Cor Basah Timpa Empat Motor Warga

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:22 WIB

Polsek Wirobrajan Berhasil Bekuk Tersangka Curanmor dan Amankan Barang Bukti

Rabu, 16 September 2026 - 16:18 WIB

Margorejo Mulai Siapkan Pergantian Pamong, Pelayanan Publik Jadi Perhatian

Rabu, 16 September 2026 - 15:29 WIB

Hasto Wardoyo dan Harda Kiswaya Kawal Derbi PSIM-PSS Damai

Rabu, 16 September 2026 - 15:01 WIB

Tim Pendamping Datangi LPSK, Ajukan Perlindungan bagi Korban dan Sejumlah Saksi

Rabu, 16 September 2026 - 14:59 WIB

PSIM-PSS Sepakat Damai, Rivalitas Panas Tak Boleh Jadi Gesekan Suporter

Berita Terbaru