Apel Sabuk Kamtibmas, Kapolresta Sleman Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

RILISINFO.COM, Sleman – “Keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi tanggung jawab bersama,” kata Kapolresta Sleman saat memberikan arahan dalam Apel Sabuk Kamtibmas Senin (24/8/2026) pagi di Mapolresta Sleman.

‎Pengurus Pusat STAK Yogyakarta bersama lintas komunitas dalam wadah STAK YKA menghadiri apel yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut di Mapolresta Sleman.

‎Kegiatan melibatkan jajaran Polresta Sleman, para kapolsek, Bhabinkamtibmas, Jaga Warga, komunitas, relawan, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Sleman dan sekitarnya secara konsisten bersama.

‎Kapolresta Sleman menekankan, “Sabuk Kamtibmas merupakan bagian dari upaya bersama menjaga situasi keamanan di wilayah Sleman dan Daerah Istimewa Yogyakarta secara bersama-sama bersama.”

‎“Kita harus terus menjaga komunikasi dan silaturahmi,” ujar Kapolresta, mengajak Jaga Warga, komunitas, relawan, organisasi masyarakat, serta pemangku kepentingan secara berkelanjutan ke depan.

‎Menurut Kapolresta, komunikasi antar elemen penting agar potensi gangguan keamanan dapat dikenali, dicegah, dan ditangani sejak dini secara bersama demi kepentingan masyarakat di Sleman.

‎“Keamanan bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian,” demikian pesan apel, seraya menekankan perlunya peran aktif masyarakat menciptakan lingkungan aman, tenteram, dan kondusif bersama warga.

‎Peserta apel diingatkan, “Segera ambil langkah pencegahan apabila menemukan informasi yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” selama kondisi berkembang di lingkungan sekitar.

‎Informasi tersebut juga diminta segera disampaikan kepada pihak terkait, sehingga potensi persoalan dapat ditindaklanjuti dan tidak berkembang lebih luas lagi di masyarakat tersebut.

‎“Masyarakat diharapkan tidak bersikap pasif,” demikian pesan yang disampaikan, tetapi turut memberikan informasi dan membantu menciptakan suasana aman serta damai di lingkungan masing-masing.

‎Sinergi kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu kunci kamtibmas, sebab komunikasi dan koordinasi memungkinkan berbagai potensi gangguan keamanan diantisipasi lebih awal bersama warga.

‎STAK Yogyakarta menilai, “Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik,” berbagai persoalan sosial maupun gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini bersama seluruh pihak terkait.

‎Sejumlah pejabat hadir, termasuk
‎Kapolresta Sleman, Wakapolresta Sleman, pejabat utama, kapolsek jajaran, anggota kepolisian, Bhabinkamtibmas, serta Jaga Warga se-Kabupaten Sleman sepanjang kegiatan berlangsung.

‎Dari STAK Yogyakarta hadir unsur pengawas, ketua umum, bendahara umum, pengurus, Srikandi STAK, serta jaringan komunitas dan relawan yang tergabung dalam kegiatan tersebut.

‎“Sinergi tersebut menjadi modal penting menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” demikian semangat yang mengemuka sepanjang kegiatan apel bersama lintas komunitas tersebut.

‎Apel ditutup dengan doa, kemudian dilanjutkan pembagian sembako kepada peserta serta penyediaan sembako murah yang dapat dibeli peserta dalam rangkaian kegiatan apel tersebut.

‎Rangkaian kegiatan menjadi ruang mempererat hubungan kepolisian dengan komunitas, sekaligus membuka komunikasi lebih luas mengenai persoalan keamanan masyarakat setempat secara berkelanjutan dan terbuka.

‎STAK Yogyakarta berharap, “Situasi yang aman, tenteram, dan damai dapat terus terjaga,” melalui keterlibatan warga secara konsisten bersama kepolisian dan seluruh komunitas setempat. (ady)‎