Dari Sleman Menuju Pasar Global: Parmilah Dorong Pelaku UMKM Perempuan Unjuk Gigi di MOM PRENEUR EXPO 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Sleman– Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sleman menyiapkan MOM PRENEUR EXPO 2026 untuk memperkuat UMKM perempuan sekaligus memeriahkan peringatan Hari Ibu.

Kegiatan tersebut dirancang menghadirkan pameran UMKM, talk show, hiburan, perlombaan angklung, dance, serta penghargaan bagi perempuan inspiratif di Kabupaten Sleman.

Ketua TP PKK Kabupaten Sleman, Parmilah Harda Kiswaya, menyambut positif rencana tersebut saat menerima pengurus Kadin Sleman, Kamis (22/10/2026).

Pertemuan berlangsung di Kantor PKK, Kompleks Rumah Dinas Bupati Sleman, membahas konsep acara, agenda kegiatan, serta penguatan manfaat bagi masyarakat.

Ketua Kadin Sleman, Yudi Prihantana, memimpin rombongan bersama Ketua Panitia MOM PRENEUR EXPO 2026, Reza Erlinda, beserta jajaran Perempuan Kadin Sleman.

Parmilah mengusulkan kegiatan bakti sosial sebagai pelengkap acara agar peringatan Hari Ibu tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi memberikan manfaat nyata.

Menurut Parmilah, kegiatan sosial dapat memperkuat kepedulian sekaligus menjadikan MOM PRENEUR EXPO 2026 sebagai momentum berbagi dan memberdayakan masyarakat.

Ia juga mendorong panitia segera mematangkan konsep kegiatan serta memperjelas pembagian tugas agar seluruh agenda berjalan terarah dan maksimal.

Parmilah turut mendukung usulan perlombaan angklung dan dance untuk menghadirkan suasana meriah, sekaligus melibatkan lebih banyak peserta dalam perayaan.

Dalam agenda penghargaan, Parmilah menyarankan kategori perempuan inspiratif untuk mengapresiasi sosok yang menghadirkan perubahan melalui karya, dedikasi, dan kontribusi nyata.

Kategori tersebut diharapkan memberikan pengakuan kepada perempuan yang konsisten berkarya serta berperan dalam pembangunan sosial dan penguatan ekonomi masyarakat.

Ketua Panitia Reza Erlinda menjelaskan, MOM PRENEUR EXPO 2026 menggabungkan unsur ekonomi, edukasi, hiburan, dan apresiasi sebagai satu rangkaian pemberdayaan perempuan.

“Kami ingin menyediakan ruang bagi perempuan untuk memperkenalkan produk, mengembangkan usaha, memperluas jejaring, dan berbagi inspirasi,” demikian rumusan pernyataan Reza berdasarkan konsep acara.

Ia berharap kegiatan tersebut membuka peluang kolaborasi sekaligus memperkuat keberadaan UMKM perempuan agar semakin berkembang dan memiliki daya saing.

Pameran UMKM perempuan menjadi salah satu agenda utama, memberikan kesempatan bagi pelaku usaha memperkenalkan produk kepada masyarakat serta calon mitra bisnis.

Selain pameran, talk show direncanakan menjadi ruang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inspirasi untuk membantu perempuan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Ketua Kadin Sleman, Yudi Prihantana, menegaskan pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperluas kesempatan berusaha.

“Melalui MOM PRENEUR EXPO 2026, kami ingin mendorong perempuan semakin mandiri dalam berusaha, memperluas jaringan bisnis, dan meningkatkan daya saing produk lokal,” demikian rumusan pernyataan Yudi berdasarkan tujuan kegiatan.

Yudi juga menekankan pentingnya sinergi dengan TP PKK serta berbagai pihak agar manfaat kegiatan tidak berhenti setelah seluruh rangkaian acara selesai.

Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas peluang usaha, mempertemukan pelaku UMKM dengan mitra potensial, serta mendorong lahirnya inisiatif ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Melalui MOM PRENEUR EXPO 2026, Kadin Sleman berharap perempuan semakin berdaya, UMKM berkembang, dan kontribusi perempuan terhadap perekonomian daerah semakin kuat.(ady)

Berita Terkait

Adopsi Praktik Terbaik dari Sleman: TP PKK OKU Dorong Replikasi Kampung Ramah Anak di Daerah
Dengar Langsung Masalah Warga: Kapolda DIY Tindak Lanjuti Bahaya Petasan dan Infrastruktur Jalan Rawan
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kasih: STAK Yogyakarta Bedah Rumah Triyono dan Hidupkan Gotong Royong
Benteng Pertama Pencegahan Radikalisme: Densus 88 dan UNY Latih 250 Warga Tamanmartani Lindungi Anak
Seni Islami Bertemu Tradisi Tionghoa: Kolaborasi Hadroh dan Barongsai Semarakkan Hari Santri 2026 di Jogja
Minta Hujan Turun, Ratusan Civitas Academica UMY Gelar Salat Istisqa Bersama
Perkuat Fondasi Akademis, Universitas Widya Mataram Dorong Transformasi SDM Berstandar Internasional
Siapa di Balik Karhutla? Musthafa Desak Aparat Berani Usut Aktor Utama

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Adopsi Praktik Terbaik dari Sleman: TP PKK OKU Dorong Replikasi Kampung Ramah Anak di Daerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Dengar Langsung Masalah Warga: Kapolda DIY Tindak Lanjuti Bahaya Petasan dan Infrastruktur Jalan Rawan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kasih: STAK Yogyakarta Bedah Rumah Triyono dan Hidupkan Gotong Royong

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Benteng Pertama Pencegahan Radikalisme: Densus 88 dan UNY Latih 250 Warga Tamanmartani Lindungi Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Seni Islami Bertemu Tradisi Tionghoa: Kolaborasi Hadroh dan Barongsai Semarakkan Hari Santri 2026 di Jogja

Berita Terbaru