Susanto; Babad Kemantren Umbulharjo, Pendidikan Jadi Penjaga Peradaban

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, JOGJA – Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta Susanto Dwi Antoro menghadiri kegiatan Babad Siti Kemantren Umbulharjo, Senin (31/8/2026).
‎
‎Kegiatan tersebut mengangkat tema “Menyemai Peradaban melalui Pendidikan dan Cagar Budaya” di Sekolah Sang Timur.
‎
‎Susanto mengatakan, perjalanan menuju lokasi menjadi pengalaman bermakna sebelum mengikuti kegiatan yang mengangkat sejarah dan kebudayaan tersebut.
‎
‎“Pagi itu, saya melaju dengan Vespa merah menuju Sekolah Sang Timur,” ujar Susanto.
‎
‎Ia mengaku merasakan antusias sekaligus suasana khidmat karena kehadirannya bukan sekadar menghadiri acara, tetapi ikut merawat ingatan.
‎
‎“Tujuan saya bukan sekadar menghadiri sebuah acara, melainkan menjadi bagian dari upaya merawat ingatan dan peradaban,” katanya.
‎
‎Menurut Susanto, pendidikan tidak semata berlangsung di ruang kelas, tetapi juga tumbuh dari lingkungan, sejarah, serta warisan budaya masyarakat.
‎
‎“Pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga tumbuh dari tanah tempat kita berpijak,” jelasnya.
‎
‎Ia menilai sejarah yang diwariskan menjadi bagian penting dalam membentuk pemahaman generasi terhadap identitas dan perjalanan daerah.
‎
‎“Cagar budaya menjadi saksi perjalanan masyarakat,” ungkap Susanto saat menjelaskan pentingnya menjaga warisan sejarah.
‎
‎Susanto menyebut perjalanan menggunakan Vespa merah menjadi pengantar menuju perjumpaan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan.
‎
‎“Dari perjalanan sederhana menuju sekolah, saya diajak kembali menyadari bahwa sebuah peradaban dibangun dari kesediaan untuk belajar,” tuturnya.
‎
‎Ia menambahkan, mengenang sejarah bukan berarti terjebak pada masa lalu, melainkan menjadikannya pijakan menghadapi tantangan masa depan.
‎
‎“Babad Siti Kemantren Umbulharjo bukan sekadar cerita tentang masa lalu,” tegas Susanto dalam keterangannya.
‎
‎Menurutnya, Babad Siti Kemantren mengajak masyarakat membaca kembali jejak perjalanan serta memahami nilai-nilai yang terkandung didalamnya.
‎
‎“Merawat sejarah adalah merawat jati diri,” kata Susanto, menegaskan pentingnya pendidikan berbasis kebudayaan.
‎
‎Ia berharap Sekolah Sang Timur dapat menjadi ruang bertemunya pendidikan dan kebudayaan untuk membentuk generasi yang mengenal akar sejarah.
‎
‎“Pendidikan dan kebudayaan bertemu dalam satu semangat: menyemai generasi yang tidak hanya cerdas,” ujarnya.
‎
‎Susanto berharap generasi muda mampu menghargai masa lalu, hadir sepenuh hati pada masa kini, serta menyiapkan masa depan dengan kebijaksanaan. (ADY)
‎

Berita Terkait

Dorong Sektor Ekonomi Kreatif dan Pariwisata, InJourney Hadirkan Paket Wedding Bersejarah Berbonus Liburan
Pertunjukan Spektakuler Baru di Jogja! ‘Bay Culture Show’ Jogja Bay Padukan Seni Tradisional & Atraksi Modern
Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas
Dorong Kemandirian Manufaktur Nasional, PII DIY Desak Percepatan Langkah Reindustrialisasi
UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru
UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027
Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!
Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Dorong Sektor Ekonomi Kreatif dan Pariwisata, InJourney Hadirkan Paket Wedding Bersejarah Berbonus Liburan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Pertunjukan Spektakuler Baru di Jogja! ‘Bay Culture Show’ Jogja Bay Padukan Seni Tradisional & Atraksi Modern

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Dorong Kemandirian Manufaktur Nasional, PII DIY Desak Percepatan Langkah Reindustrialisasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:09 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru

Berita Terbaru